
BENGKALIS, GORIAU.COM - Pasca direhab tahun 2007 lalu, asrama mahasiswa Kabupaten Bengkalis yang berada di Jalan Garuda, Kelurahan Labuh Baru Pekanbaru, tak terurus. Tidak jelas apa persoalannya, bangunan yang kini menjadi dua tingkat itu kini bersemak, di pintu masuk dijadikan tempat pembuangan sampah.
Anggota DPRD Bengkalis, H Azmi Rozali mengakui ditemui sejumlah mahasiswa mempertanyakan kondisi dan tindaklanjut pembangunan asrama. Saat pembahasan APBD 2012, memang ada usulan untuk membangun asrama mahasiswa di komplek Unri, namun mengingat di Pekanbaru sudah ada dua asrama mahasiswa (satu lagi di jalan Paus), maka dewan menolak usulan tersebut.''Saya kurang tahu persis apa persoalannya, mengapa asrama di Jalan Garuda itu tidak ditempati dan sekarang kabarnya terbiar semak. Seingat saya memang tahun 2007 dulu ada proyek rehab asrama menjadi dua tingkat. Mestinyakan asrama semakin bagus ,” ujar Azmi ditemui usai rapat paripurna pelantikan Wakil Ketua DPRD, Senin (10/12/2012).
Kalau persoalan tidak ditempati asrama tersebut disebabkan salah paham antar mahasiswa Bengkalis, dirinya berharap sesama mahasiswa bisa segera menyelesaikannya. Namun jika persoalannya disebabkan bangunan yang tidak siap atau tidak layak huni, dirinya minta pihak terkait segera mencari solusi. “Heran juga, mestinya pasca direhab mahasiswa yang pernah tinggal di asrama itu kembali lagi, jadi bangunan yang megah itu tidak terbiar begitu saja. Kita minta pemkab Bengkalis mengevaluasi, apakah memang harus dianggarkan lagi atau bagaimana,” katanya.
Salah seorang mantan penghuni asrama mahasiswa jalan Garuda Pekanbaru, Andi (37) mengatakan, sekitar satu bulan lalu dirinya melihat langsung kondisi asrama mahasiswa tersebut. Andi yang pernah tinggal di asrama tersebut hampir lima tahun mengaku prihatin atas kondisi asrama saat ini. “Sekitar sebulan lalu saya ke sana, sedih betul melihatnya. Bangunannya tak terurus, semak, parahnya lagi pintu halaman bagian depan tempat orang membuang sampah. Meterannya juga sudah hilang. Padahal, dulu asrama ini menjadi tumpuan warga sekitar, mahasiswanya aktif di tengah masyarakat,” ujar Andi. (jfk)