
JAKARTA, GORIAU.COM - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2013 kepada para menteri/pimpinan lembaga serta para gubernur dari 33 provinsi, termasuk Gubernur Riau HM Rusli Zainal di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12/2012).
DIPA merupakan anggaran dari APBN yang dialokasikan ke berbagai kementerian/lembaga dan provinsi seluruh Indonesia. Presiden menginstruksikan agar DIPA yang sudah diterima segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel. "Saya minta jangan ada kemandekan. Tapi justru harus lebih cepat," tegasnya, seraya juga meminta semua pengguna anggaran agar menghindarkan diri dari tindakan korupsi.
Ditegaskan Presiden, APBN dan APBD merupakan salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, bila program tidak jalan, maka upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga terganggu.
Presiden menginformasikan bahwa sekitar pertengahan Januari 2013, seluruh gubernur dan bupati/walikota akan dikumpulkan di Istana Negara untuk mendapatkan penjelasan terkait penggunaan anggaran, sehingga dapat terhindar dari korupsi dan penyalahgunaan anggaran.
Sementara Gubri HM Rusli Zainal akan segera menindaklanjuti penyerahan DIPA dengan menyerahkan ke berbagai instansi vertikal dan SKPD yang ada di Provinsi Riau. "Kita akan segera menyerahkan DIPA ini ke semua instansi/lembaga terkait," katanya.
Belanja APBN 2013 mencapai Rp.1.683 triliun, meningkat 8,7 persen dibanding APBN-P tahun anggaran 2012 lalu. (rls)