
DEPOK - Warga Perumahan Cluster Pondok Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan bocah kelas 5 SD dalam kondisi tak bernyawa dalam rumahnya pada Selasa (1/11/2022) pagi.
Dikutip dari Tempo.co, bocah berusia sekitar 12 tahun itu diduga korban kekerasan akibat pertengkaran kedua orang tuanya. Ada luka di sekujur tubuh korban.
Lidya, tetangga korban, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar waktu subuh. "Kita denger pertengkaran subuh hari, ada suara barang dibanting-banting," kata Lidya di lokasi.
Lanjut Lidya, awalnya para tetangga tidak mengira akan ada korban dalam kejadian itu, karena seringnya keluarga dengan dua orang anak itu berantem (bertengkar). "Sering, sering banget berantem. Makanya kita udah biasa denger suara banting-banting barang dan sebagainya," kata Lidya.
Usai mendengar ribut, Lidya melihat suami tetangganya itu membopong salah satu anaknya yang bungsu. Dari sana kecurigaan tetangga bermula. "Kita tahu kayaknya ada yang enggak beres, akhirnya kita cek, pas dicek anaknya yang pertama udah meninggal dan ibunya sekarat," kata Lidya.
Sebelum menjadi korban kekerasan, bocah tersebut sepertinya bersiap berangkat ke sekolah. Saat ditemukan warga, jasad bidah malang itu mengenakan seragam merah putih atau seragam siswa SD.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan Anak Satreskrim Polres Metro Depok.***