
BAGANSIAPIAPI - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau merupakan salahsatu daerah potensial dalam menghasilkan produk perikanan baik tangkap maupun budidaya. Dari produk perikanan tersebut, telah berkembang industri pengolahan gilingan terasi sampai 2016 sebanyak 54 industri dengan jumlah produksi pertahun 12,632 ton dengan nilai investasi mencapai Rp6,2 miliar.
Pasar terasi sangat luas baik dari sisi domestik maupun luar negeri. Produk terasi gilingan industri rumah tangga dapat dipasarkan di sekitar Pekanbaru, Sumatera Utara, Kabupaten Rokan Hilir dan bahkan wilayah lainnya di Indonesia. Selain itu juga diekspor ke Singapura dan Malaysia.
Menurut keterangan Kadis Perikanan, Muhammad Amin, SP kepada GoRiau.com, Jumat (29/4/2016), sentra penggilingan utama industri gilingan terasi yaitu di Kecamatan Kubu, Pasir Limau Kapas, Bangko dan Sinaboi. Proses pengolahan terasi dimulai dari rebon yang dicuci bersih kemudian dicampur garam selama 1 sampai 7 hari pada tahap peragian I. Setelah melalui proses itu, bahan tersebut dijemur setengah kering lalu ditumbuk kemudian dijemur lagi selama 4 hari pada tahap peragian II. Terakhir dicetak dan dijemur.
Amin menambahkan, terasi asal Kabupaten Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi sudah dikenal sampai ke negara tetangga. Produk olahan ikan laut ini, tidak pernah putus diekspor dalam kurun waktu satu tahun. Dalam sehari, satu kapal bisa mengangkut 16 ton terasi dengan tujuan Malaysia.
Permintaan terasi meningkat terutama pada saat bulan Ramadan hingga jelang Idul Fitri. Namun demikian, permintaan terasi sering terjadi fluktuasi mengingat eksportir juga mengekspor ikan segar. Kendati demikian, kondisi itu tidak berlangsung lama dan permintaan kembali normal.
Dikatakan Amin, posisi Bagansiapiapi diuntungkan karena berbatasan langsung dengan Selat Melaka. Tidak heran, transaksi perdagangan terasi lebih cendrung menggunakan mata uang asing yakni Ringgit Malaysia. Ekspor hasil laut merupakan pilar bagi perekonomian rakyat sehingga menjadikan Bagansiapiapi menduduki posisi tertinggi sebagai daerah pengekspor terasi dan ikan terbesar di dunia.(adv/amr)