PEKANBARU – Komisi III DPRD Riau terus mengupayakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membantu Pemprov Riau mengatasi defisit anggaran tahun 2025. Setelah sebelumnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PTPN IV, kali ini Komisi III mengundang Dinas Pendidikan (Disdik) Riau untuk membahas optimalisasi pemanfaatan aset pendidikan.

Dalam RDP yang digelar Senin (19/5/2025), terungkap bahwa dari 488 sekolah negeri dan swasta di bawah naungan Disdik Riau, hanya menyumbang sekitar Rp1,2 miliar per tahun dalam bentuk retribusi. Jumlah ini dinilai sangat minim jika dibandingkan dengan besarnya anggaran yang digelontorkan Pemprov Riau untuk sektor pendidikan, termasuk pembangunan aula dan kantin sekolah.

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, SH, M.Si menilai rendahnya kontribusi PAD dari sektor pendidikan disebabkan belum tumbuhnya mentalitas kewirausahaan di kalangan kepala sekolah dan jajaran Disdik.

"Pejabat-pejabat kita, khususnya kepala sekolah, Kacab, dan jajarannya belum punya mentalitas enterpreneurship. Mereka hanya fokus membelanjakan uang, tanpa memikirkan bagaimana menghasilkan uang dari aset-aset yang ada," ujar Edi Basri usai RDP.

Politisi dari Fraksi Gerindra ini mendorong agar aset-aset sekolah dapat diberdayakan secara maksimal untuk menghasilkan nilai ekonomis. "Kalau tidak diberdayakan, aset itu akan rusak bahkan hancur. Kami ingin agar pekarangan yang luas, lapangan bola, aula, dan kantin bisa menjadi sumber pendapatan tambahan," jelasnya.

Edi juga menyinggung peluang bisnis di sekolah, seperti menyewakan lapangan untuk kegiatan olahraga yang saat ini sedang tren, atau merenovasi kantin agar memiliki nilai bisnis yang lebih baik. Ia pun mencontohkan kreativitas seorang pejabat Dishub Kampar yang mampu menghidupkan terminal sepi di Pasar Bangkinang menjadi tempat usaha kaki lima yang produktif.

"Nilai-nilai seperti inilah yang kami harapkan. Sekolah juga harus punya nilai komersial, bukan semata-mata untuk keuntungan kepala sekolah, tapi untuk mendukung kemandirian dan pemasukan daerah," tambahnya.

RDP tersebut turut dihadiri Sekretaris Komisi III Eva Yuliana dari Fraksi Demokrat, serta anggota Imustiar dari Fraksi Golkar. Dari pihak Disdik Riau hadir Plt Kepala Dinas, Erisman Yahya, beserta sejumlah stafnya. ***