
PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) menggelar pemilihan Duta Unri 2025 di Gedung M. Diah FKIP Unri, Rabu (9/7/2025). Rektor Unri, Sri Indarti menyampaikan harapan besar kepada para finalis dan pemenang agar mampu menjadi wajah kampus yang membanggakan, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dari sisi karakter dan integritas.
"Kami berharap siapapun yang terpilih benar-benar mencerminkan wajah Universitas Riau. Mereka harus berkualitas, baik dalam akademik maupun kepribadian, serta siap menjadikan Unri lebih baik ke depannya," ujar Sri Indarti usai memberikan sambutan.
Ia turut mengapresiasi kerja keras panitia, dewan juri, serta berbagai pihak pendukung termasuk sponsor, atas terselenggaranya kegiatan ini. "Saya yakin dengan kolaborasi semua pihak, acara ini bisa memberikan hasil terbaik bagi universitas," tambahnya.
Sri Indarti menekankan bahwa para duta tidak hanya menjadi simbol, namun memiliki peran penting dalam mempromosikan Unri ke masyarakat luas. "Mereka adalah gambaran Universitas Riau, juru bicara kampus, dan pembawa citra Unri kemanapun mereka pergi," paparnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Clara Yolandika, menjelaskan bahwa pemilihan Duta Unri tahun ini diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa dari 10 fakultas. Sebanyak 112 peserta lolos ke tahap wawancara dan disaring menjadi 20 finalis, masing-masing satu pasang dari tiap fakultas.
"Selama masa karantina, para finalis mengikuti berbagai pembekalan seperti pelatihan *public speaking*, wawasan budaya, pemahaman tentang Universitas Riau, hingga psikologi. Semua ini bertujuan membentuk pribadi yang inspiratif dan berkarakter," jelas Clara.
Dalam malam puncak grand final, terpilih sebagai juara pertama adalah Raihan Tristera Nurdinsyah dari FMIPA dan Najwa Lorencya Balqis dari Fakultas Hukum. Juara kedua diraih oleh Putra Anugrah Alam dari Fakultas Kedokteran dan Anisa Fiddaraini dari FKIP, sementara posisi ketiga ditempati Fitra Rahmat Wijaya dari FEB dan Yanti Adelina Br Lubis dari FMIPA.
"Kami berharap para duta terpilih mampu menjadi representasi mahasiswa yang inspiratif, membawa nama baik universitas, serta menjembatani hubungan antara kampus dan masyarakat," tutup Clara. ***