PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) bekerja sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Salah satu bentuk sinergi tersebut adalah pemberian beasiswa kepada mahasiswa Unri melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, SE, MSi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan SKK Migas. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa saat ini sekitar 25 persen mahasiswa aktif di Unri telah menerima beasiswa. Namun, ia berharap angka tersebut terus meningkat di masa depan.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi SKK Migas dalam mendukung pendidikan mahasiswa Unri. Dengan adanya beasiswa ini, lebih banyak mahasiswa yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani kendala biaya,” ujar Rektor.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian khusus kepada mahasiswa yang mayoritas berasal dari daerah, agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Kami ingin memastikan anak-anak Riau mampu bersaing di dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Pendidikan Sebagai Kunci Utama

Dalam acara tersebut, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Riau, Dr. Imron Rosyadi, ST, MH, turut hadir dan memberikan pandangannya. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi penting dalam membangun bangsa yang berdaya saing.

“Pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global. Dukungan seperti ini harus terus digalakkan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Komitmen SKK Migas untuk Indonesia Emas 2045

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen SKK Migas dalam mendukung sektor pendidikan. Ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

“Beasiswa ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Harapannya, program ini dapat menciptakan SDM yang unggul dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” ungkap Rikky.

Ia juga menyatakan bahwa kehadiran perusahaan-perusahaan migas di Riau harus memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam bidang pendidikan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Rektor Unri, pimpinan fakultas, serta perwakilan perusahaan migas yang tergabung dalam SKK Migas Sumbagut. Beberapa perusahaan yang turut mendukung program ini antara lain Texcal Energy Mahato, PT Bumi Siak Pusako, EMP Energi Riau, EMP Energi Gandewa, dan PT SPR Langgak. ***