
ISTANBUL – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan kesiapan negaranya untuk mendukung setiap tahap proses perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Hal ini disampaikan Erdogan dalam percakapan telepon dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, Senin (12/5/2025).
Menurut pernyataan resmi dari kantor kepresidenan Turki melalui platform X, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, termasuk hubungan bilateral dan perkembangan regional maupun global.
"Presiden Erdogan menekankan pentingnya melanjutkan pembicaraan langsung antara Rusia dan Ukraina, dan menyatakan bahwa Turki siap memberikan dukungan di setiap tahapan proses perdamaian," tulis pernyataan tersebut.
Erdogan juga menyampaikan kesiapan Ankara untuk menjadi tuan rumah bagi delegasi Rusia dan Ukraina jika diperlukan. Ia meyakini bahwa dimulainya gencatan senjata secara menyeluruh dapat membuka jalan bagi dialog damai yang konstruktif.
"Gencatan senjata komprehensif akan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk dimulainya negosiasi. Semua pihak tidak boleh melewatkan jendela kesempatan ini," ujar Erdogan.
Menanggapi hal itu, Zelenskyy menyampaikan apresiasinya atas dukungan Erdogan yang konsisten terhadap proses diplomatik. Ia menyebut pertemuan di Turki dapat menjadi langkah konkret menuju akhir konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun.
"Kami menghargai kesediaan Turki untuk memfasilitasi diplomasi di tingkat tertinggi. Kami siap untuk menggelar negosiasi langsung, termasuk dengan Presiden Rusia Vladimir Putin," ungkap Zelenskyy.
Zelenskyy juga menekankan pentingnya keterlibatan mitra internasional dalam mengawasi pelaksanaan gencatan senjata agar tidak hanya bersifat simbolik.
"Presiden Erdogan dan saya sepakat untuk melanjutkan kerja sama demi mewujudkan perdamaian yang nyata," tambahnya. (ant)