PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Riau, Rabu (17/6/2026). Dalam laporan tersebut, pemerintah kota mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menerima dokumen tersebut langsung di Kantor BPK RI Perwakilan Riau, Jalan Jenderal Sudirman. Turut mendampingi dalam agenda tersebut Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, serta Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi.

Agung menjelaskan bahwa capaian predikat ini tidak terlepas dari berbagai persoalan administratif yang diwariskan dari periode sebelumnya, termasuk dampak dari kasus hukum yang sempat menyeret sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kota. Kondisi tersebut membuat proses pembenahan tata kelola keuangan memerlukan waktu dan langkah penyesuaian yang lebih intensif.

"Kita meraih predikat WDP, karena memang mengejar peninggalan-peninggalan sebelumnya. Ini tentu butuh proses yang tidak bisa langsung diselesaikan. Apalagi ini terkait ada penangkapan beberapa tahun lalu di KPK," jelasnya.

Meski demikian, pemerintah kota tetap berkomitmen untuk merampungkan seluruh sisa persoalan administrasi agar sistem keuangan daerah kembali sehat. Salah satu fokus utama adalah penyelesaian masalah piutang daerah yang memerlukan mekanisme koordinasi lebih lanjut bersama pihak auditor negara.

"Tapi kami bersyukur sudah meraih WDP ini, karena ini kiat untuk memperbaiki administrasi dan menyelesaikan seperti misalnya ada piutang. Tapi kalau orangnya sudah tidak ada lagi apakah itu harus tercatat atau tidak. Mungkin harus ada mekanisme yang harus kami lakukan dengan BPK," urainya.

Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pemeriksa BPK Riau yang telah bekerja secara profesional dalam melakukan audit. Pencapaian ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi mengejar predikat Wajar Tanpa Pengecualian di tahun-tahun mendatang.

"Saya berharap agar ini menjadi langkah ke depan agar Pemko dapat meraih predikat WTP di tahun berikutnya," tutupnya.***