RENGAT- Sejarah tentang tragedi berdarah Kota Rengat yang menewaskan ribuan masyarakat Indragiri termasuk Bupati Tulus selaku bupati saat itu, pada 5 Januari 1949 silam mengundang perhatian banyak pihak, termasuk Anna Lodt seorang sejarawan muda asal Belanda.

Sejarawan asal Negri Kincir Angin itu sengaja datang ke Indragiri Hulu, Riau guna melengkapi tulisannya tentang agresi militer ke 2 yang dilancarkan tentara kolonial Belanda saat itu.

"Selain untuk melengkapi tulisannya, Anna Lodt datang ke Inhu juga sekaligus melakukan penelitian seputar tragedi yang sangat memilukan itu," ujar Naya Johan yang merupakan cucu dari Bupati Tulus, Bupati Indragiri saat itu, Selasa (5/1/2015) di Rengat.

Sejarawan asal Belanda itu nantinya juga akan menemui sejumlah pihak guna mengumpulkan data serta melakukan wawancara kepada keluarga korban tragedi 5 Januari.

"Anna Lodt telah memiliki beberapa data dasar dari Belanda terkait dengan tragedi 5 Januari 1949. Sehingga, untuk penyempurnaan data tulisannya itu, ia sengaja datang ke Rengat. Anna Lodt akan berada di Inhu hingga, Jumat (8/1/2016) mendatang," sebut Naya.

 Dengan tulisan yang dituliskan Anna Lodt nanti, tentunya akan menjadi salah satu catatan sejarah sekaligus menjadi bukti kekejaman penjajah Belanda di Indonesia, khususnya di Indragiri yang saat ini menjadi Indragiri Hulu.

"Kami sekeluarga sangat mengapresiasi keinginan Anna Lodt untuk berkunjung langsung ke Kota Rengat guna memperoleh data yang akurat untuk ia jadikan sebuah tulisan sejarah. Begitu juga dengan dokumen sejarah yang ia tulis nanti, tentunya diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran serta pemahaman yang benar, khususnya para generasi muda Inhu untuk selalu menghargai sejarah serta jasa para pejuang," tutur Naya menambahkan.

 Sebelumnya, kehadiran ahli waris Bupati Tulus beserta Anna Lodt di Inhu disambut langsung Pj Bupati Inhu H Kasiarudin di Kantor Bupati Inhu pada, Senin (4/1/2016 kemaren.

Bersama Pj Bupati Inhu dan para pejabat serta Nini Turaiza dan Tuhilwi selaku ahli waris Bupati Tulus, Anna Lodt juga hadir saat pelaksanaan yasinan dan doa bersama mengenang tragedi Rengat berdarah di kediaman Bupati Inhu, Senin malam itu.

Begitu juga saat upacara peringatan tragedi 5 Januari yang dilangsungkan di Tugu Agresi Rengat dan tabur bunga di Sungai Indragiri pada, Selasa (5/1/2015) juga diikuti Anna Lodt dengan khidmad.***