
PEKANBARU – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Riau menetapkan tiga program prioritas pada 2025 guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Program ini difokuskan bagi pelajar, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat umum agar literasi dan inklusi keuangan di Riau semakin meningkat.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Riau, Taufik OH, mewakili Gubernur Riau dalam Pleno Ke-1 TPAKD Provinsi Riau 2025, Selasa (25/2/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan instansi terkait untuk mencapai target inklusi keuangan yang telah ditetapkan.
"Kami berharap koordinasi dan kolaborasi antara Pemprov Riau, pihak perbankan, serta anggota TPAKD semakin kuat agar inklusi keuangan di Riau terus meningkat," ujar Taufik.
Tiga Program Prioritas
TPAKD Riau telah menyusun tiga program utama yang akan menjadi fokus pada 2025 yaitu:
1. Edukasi dan Literasi Keuangan
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan dan manfaat layanan keuangan formal.
2. Pengembangan Pembiayaan UMKM
TPAKD Riau akan mendorong akses pembiayaan bagi UMKM agar semakin mudah mendapatkan modal usaha. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
3. Program "Satu Rekening Satu Pelajar"
Inisiatif ini bertujuan agar setiap pelajar di Riau memiliki rekening bank, sekaligus menanamkan budaya menabung sejak dini.
Taufik juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program tersebut agar dapat berjalan efektif.
“Lakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna mengidentifikasi kendala serta memastikan target program tercapai,” tutupnya. ***