
JAKARTA - Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) melaporkan bahwa realiasi anggaran insentif dan santunan kematian Nakes (tenaga kesehatan) telah mencapai 81,8 persen.
Lembar presentasi realisasi insentif Nakes pusat dan santunan kematian dari Kemenkes yang dibaca GoRiau.com, Jumat (3/9/2021) menyebut, pagu untuk tunggakan insentif Nakes 2020 sebesar Rp1,4 triliunan. Setelah dilakukan pembayaran hingga 99,3 persen pada Maret - Desember 2020, tersisa saldo sebanyak lebih dari Rp10 miliar saat ini.
Masih berdasarkan lembar presentasi tersebut, pagu insentif Nakes 2021 sebesar Rp7,4 triliunan. Setelah dilakukan pembayaran hingga 79,0 persen pada Januari - Juli 2021, tersisa saldo sebanyak lebih dari Rp1,5 triliun saat ini.
Sementara untuk pagu santunan kematian sebesar Rp170 miliar telah dibayarkan hingga 55,1 persen pada Januari - Juli 2021. Kemenkes menyebut, saldo anggaran santunan kematian Nakes saat ini sebesar Rp6,8 miliar.
Dengan rincian tersebut, sepanjang Maret 2020 hingga Juli 2021, Kemenkes telah membayarkan insentif Nakes pusat dan santunan kematiannya sebesar Rp7,4 triliun lebih dari total pagu lebih dari Rp9 triliun.***