
PADANG – Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) menegaskan bahwa Tol Padang-Pekanbaru yang termasuk dalam proyek strategis nasional memiliki peran vital dalam mendorong perekonomian daerah dan nasional.
"Konektivitas antara Kota Padang dan Pekanbaru itu penting untuk mendorong pergerakan produk-produk dari Sumatera Barat," ujar Ketua Umum HPJI, Hedy Rahadian, di Padang, Rabu (5/2/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Hedy dalam acara stadium generale sekaligus peluncuran pelatihan dan uji kompetensi untuk mencetak profesional di bidang highway and bridge engineers. Kegiatan ini digelar Universitas Andalas (Unand) sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan jaringan jalan berkelanjutan di Sumatera Barat dan Indonesia.
Menurut Hedy, selain memperlancar distribusi logistik, tol yang mulai dibangun sejak Februari 2018 ini juga berpotensi menurunkan ongkos produksi pengiriman berbagai produk dan jasa dari Sumbar ke Pekanbaru maupun sebaliknya.
"Pemangku kepentingan bersama masyarakat harus mendukung penuh pembangunan jalan bebas hambatan ini," jelasnya. Ia menambahkan, sejak peletakan batu pertama, baru 36,6 kilometer yang berhasil diselesaikan, khususnya pada Seksi Padang-Sicincin.
Sementara itu, pembangunan dari arah Pekanbaru telah selesai hingga ruas Bangkinang-XIII Koto Kampar. Hedy menilai, percepatan pembangunan dari arah Sumbar sangat dibutuhkan agar tol ini bisa sepenuhnya menggerakkan roda perekonomian.
"Sebetulnya kita harapkan dari Kota Padang menuju Kota Bukittinggi juga sudah selesai," tambahnya.
Hingga kini, pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, khususnya Seksi Padang-Sicincin, hampir rampung dan diperkirakan akan dibuka untuk umum pada Ramadhan 1446 Hijriah. (ant)