
DURI - Semangat perjuangan mewujudkan Kota Duri terus bergulir di tengah masyarakat. Dukungan untuk terus memperjuangkan peningkatan status daerah otonomi baru (DOB) itu saat ini terus menguat dari semua elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat melayu, tokoh pemuda, serta tokoh pemuda sakai.
Seperti yang disampaikan H Syafrun Al Mandau SSos yang merupakan salah satu tim pembentukan Kabupaten Mandau ditahun 1999 lalu. Semangat perjuangan DOB Kota Duri yang sudah berjalan selama ini jangan dirusak dengan isu-isu yang berpolemik menciptakan multi tafsir (banyak pengertian) ke arah negatif.
"Kami perlu menyampaikan tentang hal ini. Dimana kehadiran oknum-oknum baru dalam perjuangan DOB Kota Duri terkesan sengaja membuat opini untuk melemahkan Pemkab Bengkalis, dalam hal ini adalah Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan anggota DPRD Bengkalis," ujar Syafrun kepada GoRiau.com didampingi tokoh pemuda Sakai, Johan ST MSi dan tokoh pemuda melayu Zikro SH.
Untuk itu, lanjut Syafrun, masyarakat jangan terpancing dengan kesimpang siuran informasi yang berkembang saat ini disejumlah media masa dan elektronik.
Kepada organisasi, tokoh pemuda dan masyarakat, Syafrun mengajak agar semua untuk dapat menyikapi proses pembentukan DOB Kota Duri ini dengan lebih bijaksana dan elegan. Bukan dengan memberikan membuat cerita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
"Kalau bisa, apapun organisasi yang ada dalam perjuangan Kota Duri ini harus bisa memberikan informasi yang benar dan tidak memicu yang sifatnya kontra ditengah masyarakat. Jangan membuat isu sehingga orang berfikir negatif dari apa yang telah dilakukan pemkab Bengkalis selama ini," sebutnya lagi.
Menurut Johan, pemuda Sakai, pernyataan beberapa pihak yang tidak berdasar seperti menuduh pemkab Bengkalis tidak mendukung DOB itu jelas tidak benar. Masyarakat bisa melihat, siapa orang yang paling peduli dengan pemekaran ini.
"Lihat faktanya, kita akan tahu siapa yang paling serius dalam memperjuangkan terbentuknya Kota Duri ini. Mari gali lagi sejarah tentang pemekaran ini. Mensuport setiap langkah kebijakan yang diambil oleh Pemkab Bengkalis dalam memajukan daerah. Semua lsm atau organisasi baru dalam perjuangan Kota Duri ini harus terus berkomunikasi dengan BP3KD yang resmi diamanahkan untuk memperjuangkan DOB ini," kata Johan menambahkan.
Tidak sampai disitu saja, Zikro SH, tokoh pemuda juga punya harapan yang besar kepada masyarakat khususnya pemuda Mandau dan Pinggir, agar dapat yakin dengan Putra terbaik Mandau dan Pinggir. Biarkan ia menjalankan perannya berdasarkan konsitusi yang berlaku.
"Kita tetap mengedepankan dasar-dasar yang diletakan oleh para pendahulu perjuangan DOB ini. Sebagai pemuda Mandau, kami siap pasang badan menjadi garda terdepan mendukung pemkab Bengkalis sesuai konsitusi dalam mewujdukan DOB Kota Duri.
Ketiga elemen masyarakat ini juga menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Bengkalis dan DPRD Bengkalis yang telah berupaya meningkatkan status atau menerima aspirasi masyarakat Mandau Pinggir menjadi DOB .
"Pemkab tetap bekerja seperti biasa dan fokus mewujudkan cita-cita tersebut, maka kami dari masyarakat akan siap 100 persen juga mendukung perubahan positif untuk Kota Duri ini. Anggap semua isu yang berkembang itu, menjadi kontrol sosial bagi kehidupan kita sehari-hari," tutup Zikro. (*/rha)