
PEKANBARU - Komisi II DPR RI melakukan peninjauan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Riau, Senin (7/12/2015). Kunjungan Komisi II dimulai dengan rapat koordinasi dengan KPU Riau dan diteruskan meninjau langsung ke lapangan untuk melihat persiapan pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Siak.
Sesampainya di Kabupaten Siak, rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II HM. Lukman Edy ditemani Tabrani Maamun, Ammy Surya, Ali Umri dan Irmawan, melakukan kunjungan ke KPUD Siak, Panwaslu Kabupaten Siak dan berakhir di PPK Kecamatan Gasib.
Wakil Ketua Komisi II HM. Lukman Edy usai melakukan peninjauan mengatakan, secara umum pelaksanaan Pilkada serentak yang akan berlangsung di 9 daerah di Riau tak mengalami masalah berarti. Tidak ada potensi ancaman pelaksanaan Pilkada di Riau. Pilkada serentak ini sendiri merupakan yang pertama di Indonesia akan berlangsung pada Rabu 9 Desember 2015 besok.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI meninjau PPK Gasib, Kabupaten Siak.
"Dari hasil tinjauan kami, banyak masukan untuk perbaikan regulasi Pilkada langsung untuk periode ke-2 tahun 2017 mendatang. Berdasarkan temuan-temuan di lapangan, antara lain terkait soal efisiensi anggaran, kewenangan KPU selaku penyelenggara kampanye. Dan juga soal pengawasan Pilkada yang tidak sistimatis," kata Lukman Edy kepada GoRiau.com.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI di depan Panwaslu Kabupaten Siak.
Kedepan, kata politisi PKB ini, perlu dirubah soal penyelenggara kampanye oleh KPU yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Akibatnya kami lihat Pilkada menjadi tidak ramai dan dikhawatirkan menurunkan partisipasi masyarakat. Kedepan kampanye sebaiknya akan dikembalikan lagi kepada pasangan calon (Paslon) sebagaimana sebelumnya," sampai Lukman Edy.
Untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan Pilkada serentak perdana ini, Komisi II DPR RI mengirimkan 9 rombongan untuk meninjau persiapan di 9 provinsi di Indonesia. Salah satunya adalah Provinsi Riau. ***