SIAK SRI INDRAPURA - Pelaksanaan Tour de Siak 2019 akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pada H-3, satu dari 13 tim yang sudah masuk dalam daftar peserta menyatakan mundur alias batal mengikuti iven balap sepeda standar Internasional tersebut.

Tim itu masih berasal dari dalam negeri yakni PGN Road Cycling Team. Panitia mengaku tidak mengetahui apa alasan tim balap sepeda dari perusahaan gas negara itu batal mengikuti iven yang sudah 2 tahun ini masuk dalam kalender UCI.

"Tim PGN yang dari dalam negeri batal ikut, dari Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) menyampaikan," kata Ketua Panitia TDSi yang juga Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni, Senin (16/9/2019).

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa TDSi ke-7 ini tetap dilaksanakan meskipun saat ini wilayah setempat masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan. "Untuk sementara pelaksanan TDSi tetap kita jalankan, kita nyatakan masih akan dilaksanakan," ujarnya.

Bahkan untuk iven ini katanya sudah ada dua tim luar negeri yang tiba di Riau. Keduanya Nex Cycling Team dari Singapura dan Go For Gold dari Filipina.

Tour de Siak rencananya akan diikuti 16 negara dan 12 tim. Negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Slovenia, Singapura, Kamboja, Filipina, Australia, Selandia Baru. Lalu Belanda, Jepang, Perancis, Spanyol, Filipina, Mongolia, Iran dan Rusia.

Fauzi juga menjabarkan nama tim yang akan berlaga nanti. Tim dari dalam negeri itu, BSP Siak, KFC Cycling Team, KGB Jakarta. Sedangkan tim dari luar negeri masih tidak jauh berbeda dengan tim yang ikut pada Tour de Siak 2018.

Sembilan tim itu yakni, Team Sapura Cycling, Terengganu Inc Tsg Cycling Team, Global Cycling Team, Velofit Australia, ST George Continental Cycling Team, Foolad Mobarakeh Sepahan, Nex Cycling Team, Kinan Cycling Team dan Go For Gold Philippines.***