SIAK SRI INDRAPURA, - Sekitar 500-an massa dari karyawan perusahaan kontraktor jasa penunjang dilingkungan Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu yang beroperasi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, seruduk Kantor Bupati Siak, Rabu (27/4/2016).

Massa yang sebagian besar merupakan anggota Serikat Buruh Cahaya Indonesia (SBCI) Provinsi Riau mendesak Pemkab Siak untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi terkait gaji yang mereka terima dari 15 perusahaan sub kontraktor BOB PT BSP-Pertamina Hulu. Pasalnya, sejak 3 tahun terakhir, gaji yang diterima jauh di bawah Upah Minimum Sektor Migas (UMSM) Provinsi Riau, yakni Rp2.465.000.

"Pemkab Siak pemegang saham terbesar di BOB harus memfasilitasi kita. Sudah 3 tahun ini, buruh yang bekerja di perusahaan sub kontraktor BOB digaji di bawah UMSM. Kita sudah bicarakan dengan direksi BOB tapi tak ada solusinya. GM BOB begitu arogansi dan terkesan lepas tangan, makanya kita mengadu ke Pemkab Siak," kata Ketua DPP SBCI Provinsi Riau Adermi kepada GoRiau.com, usai melakukan pertemuan dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak H Syafrilenti di Kantor Bupati.

"Tak ada ujung pangkalnya pertemuan dengan Asisten II tadi. Tak ada solusi, kita akan demo Kantor Disnakertran dan DPRD Siak hari ini juga," jelasnya.

Pantauan GoRiau.com, usai melakukan pertemuan dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak H Syafrilenti didampingi Kepala Satpol PP Siak, Kapolsek Siak Kompol Ahmad Rozali, ratusan massa bergerak menuju kantor Disnakertran dan DPRD Siak dengan pengawalan ratusan personil polisi. Hingga berita ini diposting, massa terlihat masih memadati Gedung DPRD Siak untuk bertemu dengan wakil rakyat.(***)