PEKANBARU - Konsolidasi Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (Tidar) se Provinsi Riau digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (14/9/2016). Hadir pada acara sayap Partai Gerindra ini, Ketua Umum PP Tidar Aryo Djojohadikusumo, Sekretaris PD Gerindra Riau, Hardianto SE, anggota DPRD Riau Taufik Arakhman dan PC Tidar se Riau. Kunjungan Aryo ini sekaligus menyampaikan keinginannya agar bisa maju lagi menjadi Ketua Umum.

"Sesuai program kita tahun ini sebagai tahun kongres kedua untuk sesuai AD/ART, karena jabatan saya selesai tahun ini dan saya akan memajukan diri lagi sebagai Ketua Umum DPP Tidar," ujar Aryo.

Aryo mengaku, misinya keliling ke semua DPD untuk menyerap aspirasi. "Kongres akan digelar pada 10 November 2016 di Surabaya, sebelumnya di Jakarta. Dalam kongres nanti kami akan mengajukan perubahan AD/ART untuk memberikan kekuatan pada Musda dan Muscab pengurus cabang dan Musda di daerah untuk memilih ketua sendiri. Dengan demikian, Tidar kedepan jauh lebih kuat," ungkapnya.

Selain meminta dukungan, Aryo mengaku Safari Daerah yang dilakukan di 34 provinsi ini juga untuk menyampaikan agenda politik penting terkait Partai Gerindra kedepan.

"Dari partai induk kami ditugaskan untuk mengkoordinir pemilih pemula di daerah dan memberikan kegiatan kampanye yang positif dan kreatif untuk memperkenalkan calon dari Gerindra," katanya.

Pesan penting dari Ketum Gerindra Prabowo, katanya, agenda paling dekat yakni adalah merebut kekuasaan pada Pemilukada ibukota DKI Jakarta. "Kita berharap Gerindra menguasai kembali ibukota Jakarta dari kader pengkhianat. Untuk itu, kami sudah mengajukan kader terbaik menggantikan posisi petahana saat ini, yakni Bung Sandiaga Salahudin Uno. Gerindra harus mampu memegang kendali Jakarta, kendali Indonesia 2019," ajaknya.

Sementara itu, Ketua PD Tidar Riau, Indra Sani mengatakan pengurus daerah dan cabang di Riau memberikan dukungan penuh untuk Aryo Djojohadikusumo kembali memimpin Tidar periode 2016-2021, karena Bung Aryo dianggap mampu memimpin. Diharapkan dengan menjadi Ketua tetap konsentrasi untuk mengurus daerah, saya melihat semua daerah terisi kader yang muda dan tetap berkarya," katanya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Riau, Hardianto dalam sambutannya mengatakan, Tidar adalah organisasi sayap tang memiliki dua misi utama. Pertama, sebagai lembaga kontrol sosial. Kedua, harus mampu untuk menjadi agen of change bagi perubahan pola pikir dan pembangunan di Partai Gerindra.

"Saya hanya berpesan kepada Bung Aryo, Riau ini tidak kurang dari anak muda produktif. Karena itu saya menitip kedepan, agar pemuda-pemudi Riau masuk dalam kepengurusan Tidar kedepan," pesan dia. ***