
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Beberapa minggu terakhir ini, PLN Tembilahan sedang bermasalah, pasalnya hampir setiap hari terjadi pemadaman mendakak, hal ini membuat masyarakat Tembilahan menjadi kesal. Rupanya tidak hanya masyarakat, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan juga bingung dibuat bingung dengan permasalahan hidup mati PLN ini.
Seperti yang disampaikan HM Wardan saat rapat koordinasi bersama camat belum lama ini, ia mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatsi permasalahan PLN ini, namun hingga saat ini, seluruh upayanya dikatakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini belum terlihat hasilnya.
''Sudah 2 kali saya berdialog dengan pimpinan PLN cabang Pekanbaru untuk mengatasi permasalahan PLN ini,'' ujar Bupati.
Selain itu, ia juga mengatakan telah mengundang beberapa investor untuk berinvestasi di Inhil ini, tapi hingga saat ini belum ada feedback yang diterimanya.
''Padahal kita sudah fasilitasi dan layanani mereka ketika datang kemari, tapi sepertinya mereka kok tidak tertarik, saya juga tidak tau juga apa masalahnya, hilang begitu saja,'' tambah Bupati menjelaskan.
Hal itu dikatakan HM Wardan diperparah lagi dengan mengundurkan dirinya Direktur PLTU yang berada di Parit 21 Tembilahan, padahal dikatakan Bupati, pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 70 persen.
''Kita menaruh harapan besar PLTU itu sudah bisa beroperasi tahun ini, tapi Direkturnya malah mengundurkan diri. Otomatis gagal tahun ini kita merasakan hal itu,'' sebut Bupati.
Dikarenakan juga PLN ini bukan langsung dibawah Pemerintahan Kabupaten, jadi dikatakan HM Wardan dirinya sebagai pemimpin juga susah menegasi permasalahan ini.
''Tidak mungkin kita bersikeras kan, nanti tambah runyam urusannya. Jadi untuk mengatasi hal ini, saya rasa perlu upaya bersama-sama,'' tutup HM Wardan.(ayu)