
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis ternyata sudah turun ke lapangan untuk mendalami adanya dugaan markup proyek pembangunan sirkuit road race di Duri yang menelan anggaran Rp8,8 miliar, belum lama ini.
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Yanuar Rheza ketika dikonfirmasi terkait adanya indikasi mark up dalam pembangunan sirkuit tersebut, Senin (17/3), mengaku kalau tim Kejari sudah turun ke lokasi sirkuit melihat langsung kondisi pembangunan yang menelan anggaran Rp8,8 miliar itu yang baru dikerjakan sebatas tanah uruk dan timbunan base itu.Sejauh ini Kejari masih mempelajari serta melakukan pendalaman terlebih dahulu terhadap bestek maupun perencanaannya.
''Kita sudah dengar proyek pembangunan sirkuit road race permanen di Duri itu. Kita juga sudah menurunkan tim ke lokasi untuk meninjau langsung sejauh mana progres pekerjaan rekanan dengan anggaran mencapai R 8,8 miliar bersumber dari APBD Bengkalis tahun 2013,'' ungkap Yanuar Rheza.
Ditanya apakah pembangunan proyek sirkuit tersebut akan segera dilakukan penyelidikan, ia menyebutkan tidak tertutup kemungkinan kearah tersebut, tergantung hasil temuan serta hasil analisa hukum dari dokumen-dokumen pekerjaan yang diperoleh tim Kejari. Apalagi proyek sirkuit yang dibangun tersebut sepertinya tanpa perencanaan yang matang, dilihat dari lokasi yang diperuntukan.
Kajari sejauh ini belum bisa memastikan apakah ada indikasi mark up, atau tindakan yang menjurus ke ranah pidana karena semuanya masih dilakukan penelusuran. Sejauh ini pihaknya masih akan teliti lebih jauh lagi dokumen-dokumennya. Nanti apa perkembangannya, akan kita kabari,'' ujar Rheza.
Informasi yang dirangkum di lapangan, sirkuit road race dibangun di areal seluas 4.000 meter persegi dengan panjang lintasan 1.200 meter belum bisa difungsikan sebagaimana layaknya sebuah sirkuit balap. Kemudian lintasan base sepanjang 1.200 meter  dengan lebar 10 meter di tikungan dan 12 meter lintasan lurus belum layak untuk lintasan road race. Di sirkuit itu juga belum ada fasilitas pendukung seperti tribun penonton, areal parkir, paddock tim balap dan toilet dan berada sekitar 8 KM dari pusat Kota Duri.(jfk)