PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Sudiono (38) sopir truk asal Desa Sungai Bamban, Dusun Titi Belanga, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan mati mendadak di warung milik Mariana (40) yang berada di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (3/1/2015).

Menurut Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rekson melalui Kanit Reskrim, IPDA Irwanto Tanjung, Minggu (4/1/2015), Sudiono meninggal karena terkena serangan angin duduk.

"Saat mampir di warung itu, Sudiono ditemani oleh pacarnya Titin Muarofa (27) yang juga tinggal di warung milik Mariana. Korban sebelum menghembuskan nafas terakhir sempat mengeluh sakit dibagian perut," ungkapnya.

Irwanto Tanjung menjelaskan, saat itu korban bermaksud untuk beristirahat di warung itu. Karena korban mengeluh kurang enak di bagian perutnya, kemudian ia meminta minuman jenis soda kepada pemilik warung.

"Meski telah menenggak minuman pesanannya, keluhan di perut korban tak juga hilang. Kemudian korban meminta agar dicarikan tukang urut. Tak lama datanglah tukang urut yang diminta korban, Zulaini (54) warga Desa Dundangan yang tinggal tak jauh dari warung Mariana," jelasnya.

Namun, terang Irwanto Tanjung, ketika diurut korban seketika langsung tak sadarkan diri. Melihat kondisi korban tersebut, para saksi telah berusaha membangunkan korban, namun tak juga siuman.

"Atas laporan saksi, petugas segera mendatangi warung bersama petugas kesehatan Puskesmas Pangkalan Kuras. Hasil pemeriksaan tenaga medis tak dijumpai bekas kekerasan ditubuh korban," terangnya.

Irwanto Tanjung menambahkan, akhirnya dokter pun langsung membawa korban ke puskesmas guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan petugas kesehatan, korban meninggal karena terkena serangan angin duduk.

"Korban pada malam itu juga langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya," pungkasnya.(***)