BAGANSIAPIAPI - Badan kepegawaian Daerah (BKD) Rokan Hilir (Rohil), Riau belum menerima kebijakan dari Kemenpan RB terkait penerimaan CPNS Tahun 2016. Padahal, Pemkab sudah menyodorkan sebanyak 1000 e-Formasi untuk menutupi kebutuhan CPNS Daerah.

"Bisa saja tahun ini tidak ada lagi penerimaan CPNS. Kebijakan pusat untuk PNS yang sudah saja paling terfokus untuk kedinasan dan agenda pelatihan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Roy Azlan, Jumat (11/3/2016).

Dikatakan Roy, hingga saat ini, penerimaan CPNS dari pelamar umum belum ada petunjuk dari pusat. Apakah penerimaan CPNS tahun ini terjadi moratorium ataupun ditunda namun hingga kini Pemkab belum mengetahuinya. Permintaan dari Kemenpan terkait Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) maupun Analisis Beban Kerja sudah diserahkan melalui Tim (e-Formasi).

Menyinggung adanya pengurangan tenaga honorer, dikatakannya, masih menunggu berjalannya APBD tahun ini. Menurutnya, pengurangan pasti akan terjadi mengingat pemangkasan APBD sehingga terjadi rasionalisasi anggaran di masing-masing SKPD. Namun semua itu tidak terlepas dari pertimbangan kepala daerah untuk mengambil kebijakan.

Dia tidak menafikan, bertambahnya jumlah tenaga honorer tahun ini menjadi beban pemerintah sehingga tidak ada jaminan bahwa honorer tersebut digaji seperti tahun yang lalu.

"Tentulah ada proses seperti bekerja tanpa gaji. Bisa saja mereka merupakan tenaga sukarelawan. Sampai dua tahun ini pun belum tahu persis anggaran kita ini bisa seperti biasa. Kita hanya bisa mengusulkan anggaran honorer, jika diterima dengan baik kita monggo, kalau tidak ya kita tunggulah sampai normalnya APBD kita ," imbuhnya.(amr)