
PEKANBARU, GORIAU.COM - Terbukti ampuh musnahkan api, cairan fire terminator sumbangan Judah Jay ternyata juga ramah lingkungan. Usai membuktikan kehebatan cairan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger dan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma Henri Alfiandi menjadi ketagihan.
"Kemarin kami masukkan cairan itu ke dalam bak ikan lele, ternyata tidak berpengaruh. Terbukti ramah lingkungan lah ya," ungkap Edwar Sanger diamini Marsma Henri Alfiandi kepada GoRiau.com, Rabu (28/10/2015) di Lanud Roesmin Nurjadin.
Lanjut Edwar, dari 2.000 liter cairan sumbangan dokter api, saat ini masih tersisa 1.000 liter. Bahkan Edwar Sanger tidak menolak jika mendapat penambahan cairan pemusnah api tersebut."Hasilnya good (bagus, red), mau dong ditambah lagi," kata Edwar.
Cairan fire terminator itupun ampuh memusnahkan api dan asap, timpal Marsma Henri Alfiandi. Dia menceritakan ketika cairan itu disemprotkan ke titik api, seketika api langsung padam. Kepulan asap hitamnya pun perlahan memudar menjadi putih menipis, lantas hilang.
"Saya sudah buktikan sendiri, memang ampuh cairan sumbangan Mr Judah Jay itu," tutur Marsma Henri Alfiandi.
Seperti diberitakan sebelumnya, lantaran bencana asap di Provinsi Riau tak kunjung berakhir, Managing Director Fire Terminator, Judah Jay menyumbangkan 2.000 liter cairan pemusnah api secara sukarela kepada Satgas Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau. Ia mengklaim, cairan ampuh miliknya akan mampu menuntaskan permasalahan Karlahut yang terjadi berkepanjangan di Riau.Cairan tersebut dikatakannya ramah lingkungan dan telah mendapat sertifikat Uni Eropa dan terbuat dari bahan herbal.rat