SELATPANJANG, GORIAU.COM - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi menggelar acara ramah tamah dengan masyarakat Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (13/1/2015). Dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Ar-Rahman Banglas tersebut, Irwan menghimpun semua aspirasi masyarakat terkait berbagai masalah yang dihadapi Meranti khususnya warga tempatan.

Waktu itu Irwan terlihat didampingi Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Akhrial, Kabag Kesra Drs Rosdaner, Camat Rangsang Barat Said Jamhur, Kades Banglas Muhammad, Ketua Masjid H Nasir, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Dalam dilaog terbuka bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat, banyak usulan yang dihimpun Pemda. Diantaranya pembangunan infrastruktur jalan, bendungan air pencegah banjir, hingga upaya pemerintah membuka peluang kerja untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Dikatakan Bupati, tahun 2015 ini Pemda Meranti telah menganggarkan dana puluhan miliar, untuk membangun jalan diantaranya Perumbi, Pramuka, Banglas Barat, Mahmud dan beberapa jalan lain. Agar kegiatan ini segera berjalan dan dana yang dianggarkan tidak sia-sia Bupati meminta koordinasi aktif dari Camat, Kades dengan Dinas PU selaku pelaksana kegiatan. Meminimalisir konflik dan percepatan pembangunan jalan Bupati juga menghimbau kerjasama masyarakat yang lahannya terkena imbas pelebaran. "Kemungkinan kena tanah masyarakat, saya minta kepada Camat, Kades segera dimusyawarahkan dengan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan pelaksana proyek. Jangan sampai proyek dimulai, terjadi selisih paham dan kegiatan terkendala," ucap Bupati yang dijadwalkan awal bulan April mendatang akan dilaksanakan. Disampaikan Irwan di hadapan para tokoh masyarakat, bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menggesa pembangunan infrastruktur, Pemda telah menganggarkan dana sebesar Rp1,5 Miliar Perdesa. Pola pengucuran dana mengacu pada PNPM. "Tergantung dari proyek yang diusulkan oleh masyarakat, bisa sekaligus bisa bertahap tergantung situasi dan kebutuhan desa masing-masing," jelas bupati pula. "Silahkan masyarakat berembuk dengan Kades terkait apa yang mau dibangun," tambahnya. Lebih jauh dikatakan Bupati apa yang diinginkan masyarakat sejalan dengan program Pemda, namun demi suksesnya program perbaikan fasilitas umum di Kabupaten Kepulauan Meranti tak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. "Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam pembangunan daerah, semoga terbangun pengertian dan dukungan dari masyarakat pada pemerintah," harap Bupati. Lebih jauh dikatakan Bupati, sejak tahun 2008 silam, setengah penduduk di Kabupaten Meranti miskin. Kini berkat pembangunan infrastruktur kondisi semakin membaik dan investorpun semakin tertarik berinvestasi. "Ekonomi menggeliat banyak berdiri restoran, hotel yang dapat menampung tenaga kerja dan mengurangi angka kemiskinan, tinggal lagi bagaimana pemerintah terus memperbaiki sektor lainnya, elektrifikasi PLN, pajak yang rendah dan proses administrasi menjadi perhatian serius dari Pemda. Selain itu masyarakat juga berharap Bupati membantu peluang usaha dengan pengadaan alat, Kempang, Mesin Jahit dan mesin pengolah arang bakau sebagai salah satu potensi ekonomi dinegeri sagu ini. Masalah banjir turut menjadi perhatian, selain menganggarkan dana APBD untuk pembangunan tanggul Bupati juga mnghimbau masyarakat melestarikan bakau untuk mengantisipasi banjir dan abrasi. Sekedar informasi, acara diawali dengan penyerahan sejumlah bantuan masjid secara simbolis dari Bupati Irwan kepada Ketua Masjid H Nasir, berupa karpet dan Qur'an serta bantuan dana pembangunan masjid sebesar 250 juta yang dikelola oleh Bagian Kesra Setdakab Meranti.(zal)