
TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyatakan kondisi tebing Sungai Kuantan kian memprihatinkan. Dimana, hampir setiap tahun mengalami abrasi yang mengancam keberadaan pemukiman warga dan Fasilitas Umum (Fasum).
"Saat reses beberapa waktu lalu, saya sudah melihat langsung beberapa lokasi yang terancam tercebur ke Kuantan, salah satunya di Desa Pembatang Pangean," ujar Anggota DPRD Riau yang maju dari Dapil Inhu-Kuansing, Indra Putra kepada GoRiau.com, Rabu (27/5/2015) siang.
Hasil reses tersebut, lanjut Indra, akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Riau agar ada perhatian. Ia bersama anggota DPRD lainnya yang berasal dari Kuansing akan komit memperjuangkan pembangunan turap di Sungai Kuantan.
"Alhamdulillah, pada tahun ini ada kucuran dana Rp10 miliyar untuk pembangunan turap. Tapi, hanya beberapa titik tertentu yang lebih kritis," ujar Indra.
Untuk turap di Pembatang Pangean, DPRD Riau akan memperjuangkan pada APBD 2016 mendatang. "Ini akan kita upayakan pada tahun depan," pungkas Indra.(ndi)