
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan di GOR Sidodadi Pekanbaru, 13 atlet tarung drajat Riau dijadwalkan bertolak ke Bengkalis pada 3 September. Para petarung andalan Riau ini menurut rencana langsung melakukan ujicoba GOR Perkasa Alam yang menjadi venue pertandingan di PON nanti.
Kepada wartawan, pelatih tarung drajat Riau, Indra menegaskan seluruh atletnya telah siap berlaga dan saat ini dalam kondisi fit. ''Seluruh atlet Riau sudah siap secara mental dan selama TC penuh memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan,'' katanya, Rabu (29/8/2012).
Adapun 13 petarung tersebut antara lain, M Ali (kelas 49,1Kg - 52Kg), Sahrul (kelas 52,1 Kg-55 Kg), Jhon Peter (kelas 55,1 Kg-58 Kg), Turimin (kelas 58,1 Kg -60 Kg), Ari Destrio (kelas 60,1 Kg- 64 Kg), Bayu Rahma Negara (64,1 Kg- 67 Kg), M Reza (67,1 Kg-70 Kg),Ratnasari (52,1 Kg-58 Kg) dan Armayesti 52 Kg (nomor laga).
Sedangkan empat atlet lain yakni Riko Asyari, Erwin, Mila Kusuma dan Asmaul Ulfa turun dinomor seni gerak." Kita sudah menekankan kepada atlet tidak ada lagi waktu untuk berleha-leha, karena PON sudah di depan mata. Kita harus bisa mewujudkan target yang sudah direncanakan sebelumnya," terangnya.
Menurutnya, selama bulan puasa lalu jajaran pelatih sengaja menggenjot latihan lebih kepada malam hari, dikarenakan para atlet yang sedang berpuasa pada latihan sore tidak bisa dipaksakan.Apalagi latihan untuk cabor ini termasuk keras dan memerlukan stamina yang ekstra. Termasuk juga pelatih yang melatih para atlet setiap hari.
"Frekwensi yang tidak mengalami perubahan selama bulan puasa lalu inilah yang membuat kita semakin optimis bisa meraih yang terbaik. Jadi untuk masalah fisik dan stamina tidak mengalami penurunan karena itu kita siap meraih prestasi terbaik di PON XVIII nanti,'' tegas Indra. (prc)