
PEKANBARU – Proses penyesuaian tarif parkir di venue olahraga milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kini terus bergulir. Setelah arahan langsung dari Gubernur Riau Abdul Wahid untuk menurunkan tarif parkir agar sesuai dengan ketentuan tarif parkir Kota Pekanbaru, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau mengonfirmasi bahwa draf Peraturan Gubernur (Pergub) perubahan tarif tersebut sudah diajukan ke Biro Hukum Provinsi Riau.
Kepala Dispora Riau, Erisman Yahya, saat dijumpai GoRiau pada Sabtu (2/8/2025), menyebutkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Gubernur dengan mengusulkan perubahan regulasi guna mendukung kebijakan tersebut.
“Jadi, itu kan perda. Jadi berdasarkan perda itu yang kita laksanakan selama ini. Nah, sekarang karena Pak Gubernur juga sudah memintakan kami agar dilakukan penyesuaian dengan kota, makanya kami kemarin sudah mengusulkan Pergub perubahan tarif parkir itu ke Biro Hukum,” ujarnya.
Menurut Erisman, proses harmonisasi kini sedang berlangsung. Ia optimistis Pergub ini akan segera ditandatangani oleh Gubernur Riau dalam waktu dekat, sehingga kebijakan penyesuaian tarif parkir bisa segera diberlakukan dan diinformasikan secara luas ke masyarakat.
“itu diharmonisasi dulu bersama Gubernur. Insya Allah dalam waktu dekat ini. Kami kemarin (Jumat) sudah ajukan langsung masuk ke Biro Hukum. Paling sebentar lagi, ditandatangani Pak Gubernur,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah Pergub tersebut disahkan, pihaknya akan segera menyosialisasikan perubahan tarif ini ke masyarakat agar tidak terjadi kebingungan di lapangan.
“Kalau sudah berlaku nanti, langsung kami kabari dan sebarkan ke masyarakat,” tutup Erisman.
Sebagai informasi, sebelumnya Gubernur Riau menginstruksikan agar tarif parkir di venue olahraga milik Pemprov diturunkan dari Rp5.000 menjadi Rp2.000 untuk mobil, dan dari Rp2.000 menjadi Rp1.000 untuk sepeda motor, agar selaras dengan Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2025.
Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait tingginya tarif parkir di fasilitas olahraga seperti Stadion Utama Riau dan Sport Center Rumbai. Pemprov berharap, dengan tarif yang lebih terjangkau, akses masyarakat terhadap fasilitas publik olahraga semakin terbuka luas dan tidak menjadi beban tambahan bagi pengunjung. ***