PEKANBARU – Sebagai salah satu partai politik yang memiliki sejarah panjang dan dukungan yang besar dari rakyat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus berupaya untuk memperkuat posisinya di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Riau.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau menargetkan penambahan peroleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau dari 10 kursi sebelumnya menjadi 14 pada Pemilu 2024.

Sekjen Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau, Tekad Indra ST, MEng kepada GoRiau.com, Jumat (17/2/203) mengungkapkan, partainya memiliki target untuk menambah jumlah kursi menjadi 14 di Provinsi Riau pada Pemilu 2024.

"Kami optimis dapat menambah kursi di DPRD Provinsi Riau," ujar Tekad.

Untuk mencapai target tersebut, PDIP berencana untuk mengadopsi strategi bonding dengan masyarakat. Hal ini merupakan strategi yang diterapkan oleh DPP PDIP, yang bertujuan untuk menyatu dengan masyarakat dan memahami kebutuhan serta aspirasi mereka.

"Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan partai kami. Kami ingin mengenal mereka dan mereka juga mengenal kami. Ini adalah langkah penting agar kami dapat meraih dukungan yang lebih besar lagi di Provinsi Riau," ujar Tekad.

Menurut Tekad Indra, strategi bonding ini diharapkan dapat memperkuat dukungan dari masyarakat terhadap PDIP.

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa PDIP adalah partai yang benar-benar peduli dan memperjuangkan kepentingan mereka," tambahnya.

Tekad Indra juga menegaskan bahwa pemilih PDIP tidak hanya berasal dari suku Jawa atau Batak. "PDIP tidak pernah membedakan suku, agama, atau budaya. Siapa yang mampu, mereka yang akan menuju legislatif," jelasnya. ***