
MEDAN – Strategi tampil terbuka langsung diperagakan oleh PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru sejak menit awal dalam lanjutan Liga 2 Indonesia atau Pegadaian Championship 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung saling serang di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (28/3/2026) malam, berakhir imbang dengan skor 1-1.
Permainan terbuka membuat kedua tim leluasa melancarkan serangan bertubi-tubi. Tuan rumah sempat memperoleh peluang emas memasuki menit ke-13 melalui pergerakan Cadenazzi yang sudah berdiri bebas di depan gawang. Namun, barisan pertahanan skuad tamu masih cukup sigap menggagalkan ancaman tersebut.
Asyik menyerang, gawang PSMS justru kebobolan lebih dulu di menit ke-26. Pemain PSPS, Antonio Gamaroni, sukses memanfaatkan umpan matang dari situasi tendangan bebas untuk mengubah papan skor menjadi 1-0. Wasit sempat meninjau keabsahan gol tersebut melalui fasilitas VAR sebelum akhirnya disahkan.
Keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, PSPS yang tetap menerapkan skema permainan terbuka nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-49, meski peluang tersebut gagal berbuah gol. Merasa tertinggal, PSMS balik meningkatkan intensitas tekanan ke area pertahanan lawan.
Upaya keras tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-66. Nazar Nurzaidin berhasil merobek gawang PSPS yang dikawal Erlangga Setyo, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor seri ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Berbagi satu poin membuat posisi PSPS di klasemen Grup Barat tertahan dengan koleksi 25 poin. Sementara itu, PSMS tetap kukuh di atas sang lawan dengan raihan 30 poin. Catatan statistik juga menunjukkan skuad asal Pekanbaru tersebut masih kesulitan mendominasi, dengan hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertemuan terakhir melawan PSMS. ***