
PEKANBARU - Pasar Tani yang digelar di halaman kantor sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Riau, Kamis (31/12/2015) berlangsung semarak dengan hadirnya sejumlah produk hasil pertanian asli di Riau. Kegiatan tersebut dibuka Pelaksana tugas Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Racman didampingi Sekretaris Bakorluh Riau Ferry HC Ernaputra, Ms, Wakil Ketua DPRD Riau Ir. H. Noviwaldy Jusman dan Ketua TP PKK Riau Hj. Sisilita Arsyadjuliandi.
Kegiatan ini sendiri berlangsung singkat dan diikuti peserta dari UPTD Rumbai, Tampan dan Kulim Kota Pekanbaru. Baru beberapa jam dibuka, langsung diserbu pengunjung. Hasilnya, sejumlah buah-buahan, sayuran seperti jagung, jeruk dan kacang-kacangan, pisang, tanaman obat-obatan serta madu habis terjual dengan total mencapai Rp15 juta lebih. Jumlah ini meningkat dari hasil penjualan bulan lalu.
Kepala Seksi Pelaku Utama dan Pelaku Usaha Ani Budi Utami mengatakan, tahun lalu jumlah penjualan pada Pasar Tani Bakorluh hanya berkisar Rp10 juta. "Jadi tadi lumayan meningkat jumlahnya mencapai Rp15 juta," sampai Ani.
Sekretaris Bakorluh Riau Ferry HC Ernaputra, Msi menyebutkan, kegiatan ini merupakan program swakarsa penyuluh pertanian di Riau tanpa biaya pemerintah yang meminta difasilitas bagi pemasaran hasil pertanian. Ini inovasi untuk membangun jejaring kerja penyuluh dengan pelaku usaha dan pelaku pemsaran.
"Ini merupakan kegiatan bulan kedua setelah bulan lalu juga digelar di sini. Ini untuk membantu para petani karena pemerintah dari sisi anggaran cukup berat untuk menyediakan. Namun petani yang kami bina baru bisa tiga kecamatan di Pekanbaru diakomodir karena menyangkut efisiensi waktu dan biaya untuk itu cukup besar," ujar Ferry HC.
Ferry berharap melalui kegiatan ini mampu mengurangi ketergantungan usaha pertanian dengan pemerintah. Sebab dengan kondisi keuangan pemerintah masih fokus pada banyak kegiatan penting lainnya seperti pendidikan. kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. ***