
TEMBILAHAN- Warga Sapat, Kuala Indragiri, Inhil dihebohkan dengan penemuan sebuah pompong dengan kondisi mesin masih bernyala dan terus berjalan, setelah dibawa ketepian, ternyata pemuda yang sebelumnya berada di pompong itu hilang saat sedang memancing.
Pemuda 22 tahun itu diketahui bernama Ahmad, sebelum hilang, ia terlebih dahulu mengantar ibunya berbelanja di pasar Sapat dari rumah mereka di Parit 16 menggunakan pompong.
Setelah pompong ditemukan, Polsek Kuindra, BPBD Inhil, dan Basarnas langsung melakukan pencarian terhadap Ahmad di wilayah perairan Kuindra.
Selama tiga hari, pencarian terus dilakukan, namun hingga hari ini, Ahmad tidak juga kunjung ditemukan.
''Hari ini masih dilakukan pencarian,'' sebut PAUR Humas Polres Inhil, IPTU Heriman Putra kepada GoRiau.com, Sabtu (21/1/2017).
Sementara itu, Kapolsek Kuindra, AKP Z Alimbi menuturkan, korban diduga terjatuh dari pompong dikarenakan disambar petir.
Hal itu, dikatakannya dikarenakan saat sebelum hilang, kondisi angin kuat disertai petir melanda kawasan Sapat.
Namun demikian, hal lain yang menjadi dugaan sementara, dikatakannya adalah dimakan buaya, karena kondisi air yang dalam, dikatakannya membawa air dari parit ke luar.
Baca Juga: Pompong Berjalan Sendiri di Perairan Kuindra Inhil Hebohkan Masyarakat
''Kita masih belum dapat memastikan, kalau tidak disambar petir, korban dimakan buaya, tapi itu masih dugaan sementara, karena korban belum ditemukan,'' sebut Z Alimbi.***#INHIL