TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Musim liburan telah tiba, setiap orang tentunya ingin menghabiskan akhir tahun ini dengan mengunjungi tempat-tempat yang menarik, baik di dalam maupun luar negeri. Namun untuk berlibur tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika berlibur ke luar Negeri.

Bagi yang tidak memiliki cukup uang untuk berlibur, jangan berkecil hati dulu, khususnya bagi masyarakat Inhil, karena jika ingin melihat Kuala Lumpur tidak perlu jauh-jauh pergi ke Malaysia, cukup berkunjung ke tiga kecamatan di Inhil saja, yaitu Kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka (GAS) dan Gaung, karena kuala lumpur juga terdapat di antara 3 kecamatan itu.

Tapi jangan salah, jika kuala lumpur Malaysia adalah tempat yang nyaman dan indah, pemandangan serupa tidak akan ditemui di sini, karena sebenarnya yang dimaksudkan ''Kuala Lumpur'' di sini adalah jalan di antara 3 kecamatan itu, yang penuh dengan lumpur seperti kubangan kerbau.

Ya, nama kuala lumpur memang nama iseng yang diberikan masyarakat setempat, terutama yang rutin melewati jalan itu, karena tidak tahu lagi apa yang pantas disebut untuk jalan yang letaknya tidak jauh dari ibukota kabupaten ini, namun sama sekali tidak tersentuh pembangunan.

''Iseng saja bilang jalan itu Kuala Lumpur, karena kondisinya benar-benar memprihatinkan. penuh dengan lumpur, jadi pantas disebut kuala lumpur,'' kata Raharjo, salah seorang warga yang setiap hari harus menempuh jalan rusak ini.

Ia menambahkan, serba salah melihat keadaan jalan, jika musim panas jalan berdebu, musim air pansang banjir dan musim hujan menjadi becek dan berlumpur, sehingga sulit dilewati pengguna jalan baik yang menggunakan kendaraan bermotor maupun berjalan kaki.

''Jalan itu tergantung keadaan alam, berubah keadaannya berubah juga kondisi jalannya,'' tambahnya.

Diketahui, ada 12 titik jalan diantara 3 kecamatan itu yang rusak parah, seperti di parit 16 Kelurahan Teluk Pantai terdapat 2 titik, parit 10 menuju parit 12 kelurahan Teluk Pinang 6 titik, parit Rumbia Desa Gemilang Jaya Kecamatan Batangtuaka 4 titik.

Sementara itu, belum diketahui pasti kapan perbaikan jalan itu akan dilakukan, sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fauzar saat dikonfirmasi GoRiau.com, Rabu (31/12/2014) telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif.(ayu)