
BANGKINANG - Persaingan dunia kerja yang kian sengit, harus diimbangi instansi pendidikan dengan menghasilkan lulusan yang berkualitas pula. Sehingga saat memasuki dunia kerja, mereka bisa memenuhi harapan dan tantangan yang sudah berada di depan mata.
Hal itu dilontarkan Direktur Politeknik Kampar Ir Nina Veronika, ST, MSc yang diwakili Wakil Direktur Bidang III Bidang Kerjasama, Humas dan Alumni, Muhammad Ridwan ST, MT, saat membuka pelatihan Training Operator K3 Pesawat Uap, bagi mahasiswa Jurusan D2 Teknik Pengolahan Kelapa Sawit.
Pelatihan yang digelar Senin (8/7)2024) ini dipusatkan di Ruang Sidang Rektorat Politeknik Kampar dan diikuti 30 mahasiswa. Sesuai jadwal, kegiatan akan ditutup pada Jumat (12/ 7/2024) mendatang.
Dikatakan, dalam Pelatihan ini pihaknya sengaja merangkul PT Sepakat Jaya Pertama (SJP) dalam kegiatan ini sebagai mitra. Hal itu mengingat PT SJP adalah perusahaan yang telah mengantongi Sertifikasi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI. Karena itu, PT SJP termasuk perusahaan Jasa K3 yang ditunjuk Kemenaker RI untuk melaksanakan pelatihan.
Sehingga diharapkan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini tidak saja cakap secara teorinanun juga memiliki kompetensi dalam bidang yang ditekuninya.
"Kompetensi ini sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap mahasiswa sebagai pendamping ijazah. Sehingga para mahasiswa nantinya bisa diterima perusahaan di dunia kerja karena sudah ada kompetensi dan lisensi yang resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan," terangnya.
Muhammad Ridwan juga mengucapkan Terima kasih kepada manajemen PT SJP atas terlaksananyan pelatihan yang bersertifikasi dari Kemenaker RI ini.
“Kami komit untuk menghadirkan para lulusan yang matang secara akademik dan memiliki kompetensi yang nantinya bisa sangat bermanfaat di dunia kerja bagi para mahasiswa dan mahasiswi," ujarnya lagi.
Sementara itu, Direktur Utama PT SJP lUlul Azmi, mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Kampar yang telah menjalin kerja sama dengan pihaknya.
Ditambahkannya, tidak semua kampus memiliki kesempatan seperti ini dan peduli akan kompetensi mahasiswa serta memfasilitasi lulusannya untuk bisa mendapatkan sertifikat dan lisensi.
“Karena itu kami harapkan adik-adik mahasiswa Politeknik Kampar para peserta pelatihan, untuk serius mengikuti pelatihan ini. Ambil ilmunya serta banyak bertanya kepada narasumber yang sudah ahli dan berkompeten di bidang K3 pesawat uap dan bejana tekanan,” kata Ulul Azmi.
Menurutnya, para mahasiswa yang sudah mengantongi kompetensi, akan memiliki keuntungan tersendiri. Sebab, mereka akan mendapat perharian khusus dari pihak perusahaan selaku pihak yang menerima tenaga kerja.
Ikut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Program Studi D2 TPKS yang diwakili Razita Rayani, ST, MT, dan para dosen Poltek Kampar. ***