SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Wakil Bupati Drs H Alfendri MSi mengatakan, untuk tahun 2015 nanti diperkirakan sekitar Rp2 miliar dana akan dikelola oleh pemerintahan desa untuk melaksanakan sejumlah program Pemkab Siak. Anggaran sebesar itu berasal dari berbagai program pembangunan yang didanai APBD Siak, seperti program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Kelompok Masyarakat (Pokmas) ditambah program dari Pemprov Riau dan pemerintah pusat.

"Kalau kita hitung lebih Rp2 miliar dana yang akan dikelola pemerintah desa di Kabupaten Siak mulai tahun 2015 nanti," kata Wabup menjawab GoRiau.com, usai menghadiri Wisuda Akbid Salma di Gedung LAM Siak, Rabu (29/10/14).

Agar pengelolaan dana itu tepat sasaran serta terhindar dari persoalan hukum, lanjut Wabup, seluruh kepada desa dan lurah wajib mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Pemkab Siak bekerjasma dengan pihak IPDN Jatinanggor, Jawa Barat.

"Kegiatan pelatihan pengelolaan dana desa yang dibimbing Dosen IPDN, langsung dipimpin Pak Bupati. Inilah bentuk keseriusan kita agar dana yang akan dikucurkan ke setiap desa tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat," jelas Wabup.

Untuk tahun 2014 ini, lanjut Wabup, sekitar Rp600 juta dialokasi dana untuk program ADD dan Rp450 juta program Pokmas bagi masing-masing desa/kelurahan. Sesuai janji Presiden Jokowi untuk mengucurkan dana Rp1 miliar per desa ditambah anggaran dari Pemprov Riau, maka diprediksikan lebih Rp2 miliar dana yang akan dikelola desa di Siak.

"Kita berharap, anggaran yang cukup besar ini mampu mendorong perekonomian warga dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur melalui program yang dilaksanakan Pemkab Siak melalui pemerintah desa," pungkasnya.(nal)