PEKANBARU – Percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Inhu mendapat prioritas dari anggota DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing, Manahara Napitupulu.

Pada program APBD tahun 2023 Manahara menjelaskan empat ruas Jalan itu, Jalan Peranap – Simpang Ifa sepanjang 1 km, Jalan Rengat – Kuala Cinaku – Batas Inhil 2 km, Jalan Cerenti – Air Molek 2,4 km, dan Jalan Batu Gajah – Sei Karas 1 km.

“Kita juga sudah berupaya memperjuangkan jalan Lintas Selatan, Jalan Pangkalan Kasai – Lubuk Kandis, namun tidak berhasil karena lebih diprioritaskan Jalan Peranap ke Pelabuhan Kuala Cinaku. Karena disitu lintasan angkutan berat seperti CPO, dan angkutan batubara," terangnya, Kamis (3/11/2022).

Terbatasnya dana APBD Riau kata politisi Demokrat ini dan tahun depan merupakan tahun politik, kesempatan bagi Gubernur Riau Syamsuar menunaikan janji politiknya yang tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Jadi tak mungkin juga semua keinginan masyarakat bisa direspon karena keterbatasan anggaran”, ucap Manahara.

Dijelaskan Manahara masyarakat banyak yang belum paham mana jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi, kabupaten/kota dan pusat. Kadang jalan yang menjadi tanggungjawab kota dan kabupaten diminta provinsi yang memperbaikinya. Kalau dalam aturannya tidak boleh.

"Jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi sepanjang 2.791 kilometer yang ada di 12 kabupaten/kota di Riau Hal ini tertuang dalam SK Gubernur tahun 2017.

“Dan tidak semua jalan itu bisa dirawat atau ditingkatkan karena terbatasnya dana APBD Riau. Sebagai gambaran kata untuk mengaspal 1 kilometer jalan saja butuh dana sebesar Rp9,2 miliar," imbuhnya. (kl2)