BANGKINANG, GORIAU.COM - Jika sekolah umum lebih dulu digratiskan di Kampar, mulai tahun 2015 ini, madrasah negeri atau sekolah agama yang didanai pemerintah juga akan gratis. Tidak adanya biaya pendidikan madrasah ini, diharapkan akan meningkatkan minat orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah agama yang ada di Kampar.

Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Fairus MA didampingi Kepala Subbag tata Usaha H Muhammad Hakam MAg dalam rapat pembahasan Madrasah gratis, Rabu (28/1/2015) di aula mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Madrasah Negeri dan Kepala Tata Usaha se-Kabupaten Kampar.

''Kalau kita biarkan sekolah umum saja yang gratis, sementara madrasah tetap bayar, maka akan banyak warga menyekolahkan anaknya ke sekolah umum. Ini tidak boleh dibiarkan, karena anak-anak perlu menuntut ilmu agama,'' tegas Fairus melalui siaran resminya kepada GoRiau.com, Rabu (28/1/2015).

Lebih lanjut Fairus menegaskan, kalaulah generasi muda kita jauh dari ilmu agama, tentunya pilar pertama pembangunan Kabupaten Kampar yakni peningkatan akhlak dan moral yang digadang-gadangkan, tidak akan tercapai. Apalagi Kabupaten Kampar ini dikenal dengan Negeri Serambi Mekkahnya Provinsi Riau.

Selain menggratiskan biaya pendidikan madrasah, Depag juga akan berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan terhadap masyarakat dengan menumbuhkembangkan pendidikan agama di bumi Kampar.

Untuk diketahui, madrsah gratis ini mulai berlaku di seluruh madrasah-madrasah yang statusnya negeri, baik itu tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTsN) maupun Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan terhitung Januari 2015. ***