PEKANBARU – RIK Akademi Basketball rajin menggelar berbagai turnamen basketball di Pekanbaru, hal ini dilakukan RIK Akademi Basketball untuk kembali membangkitkan bola basket di Kota Pekanbaru

Sebelumnya pada tanggal 24 Maret hingga 1 April, RIK Akademi Basketball sukses menggelar turnamen bola basket di Gelanggang Remaja, Pekanbaru.

Dalam turnamen itu ada beberapa tiga nomor, diantaranya kategori SMA, Senior yang diikuti usia 19 hingga 35 tahun dan kategori veteran yang diikuti usia diatas 35 tahun.

"Saya lihat antusias peserta tinggi, hal itu terbukti salah satunya dari jumlah peserta yang ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Total ada 36 peserta yang ikut ambil bagian," kata Ketua Pelaksana Riyoga, Ahad (3/4/2022).

Riyoga yang merupakan mantan pebasket profesional yang pernah membela klub West Bandit Solo dan mengikuti DBL All Stars di Amerika tahun 2013 ini berharap dengan rajinnya turnamen yang diadakan, akan memunculkan bibit-bibit muda atlet bola basket.

"Kemudian yang kedua tentunya adalah karena beberapa tahun terakhir ini kan tak ada yang buat ivent basket karena Pandemi, makanya kita buat turnamen ini. Kita ingin kembali menghidupkan basket Pekanbaru. Kita ingin anak-anak basket Pekanbaru hidup dan bersemangat lagi seperti dulu," terangnya.

Selain itu yang tidak kalah penting dengan adanya berbagai kejuaraan, teknik dan cara bermain para pebasket di Pekanbaru bisa menjadi lebih baik.

Ada yang spesial dalam turnamen ini. Dalam turnamen ini pihaknya menghadirkan tamu spesial dari pemain Indonesia Basketball League (IBL) untuk bermain di game Eksebisi All Star. Dua tamu spesial ini adalah Rio Disi dari tim West Bandits dan satu lagi adalah Cio Manuputty dari Evos Thunder.

"Selain itu untuk game Eksebisi All Star juga ikut dimeriahkan oleh tokoh-tokoh Pemuda Riau seperti Ketua Perbasi Pekanbaru Victor Yonathan yang juga Sekretaris MPW Pemuda Pancasila (PP) Riau. Kemudian juga ada anggota DPRD Propinsi Riau Muhammad Aulia, KIKI DW (Ketua Sapma PP Riau) serta AKBP Andri Ananta Yudhistira (Pembina Perbasi Pekanbaru),” sebutnya.

Sementara itu Ketua Perbasi Pekanbaru, Victor Yonathan mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh RIK Akademi Basketball ini. Dirinya berharap olahraga Basket yang selama pandemi ini lesu, bisa segera bangkit kembali.

"Kegiatan-kegiatan seperti ini tentu sangat kita apresiasi. Apalagi sudah lama juga kita tak ada event atau turnamen yang bisa menghadirkan pemain IBL di Pekanbaru. Kita berharap setelah ini akan ada lagi turnamen lainnya dan tentunya berkualitas dan profesional dalam penyelenggaraannya,” ujar Victor.

Ia mengatakan untuk turnamen yang digelar RIK Akademi Basketball sangat meriah, apalagi sampai menghadirkan 2 pemain dari IBL.

"Ini akan jadi pemicu semangat juga bagi bibit-bibit pemain basket di Pekanbaru untuk bisa belajar dan melihat cara pemain IBL bermain di lapangan. Mereka bisa melihat teknik dan cara bermainnya, dan itu bisa jadi cambuk untuk bisa mengikuti jejak para seniornya tersebut," pungkasnya. ***