
TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh para dokter spesialis dalam menanggapi persoalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan.
"Mereka itu PNS dan punya atasan, tak perlu melakukan aksi mogok dan lain-lain itu. Sebab, itu bukan pekerjaan mereka," ujar Sukarmis saat Musrenbang tingkat kabupaten di Halaman Kantor Bupati Kuansing, Kamis (31/3/2016) siang.
"Mereka kan punya atasan, apa salahnya datang kepada saya dan menyampaikan secara baik-baik. Tak perlu mengumpulkan obat-obat," lanjut Sukarmis.
Dikatakannya, persoalan RSUD sudah ada titik temu dan jalan keluar oleh pemerintah. Bahkan, RSUD tetap beroperasi seperti biasa, sebab yang berhak membuka atau menutup adalah bupati.
"Tapi, aksi yang mereka lakukan itu ditunggangi dan dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu. Begitu juga dengan aksi beberapa orang kemaren, itu sudah dipolitisir," urai Sukarmis.
Menurutnya, aksi yang dilakukan beberapa orang tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan yang terjadi.
"Saat ini, kita sedang mengupayakan jalan keluarnya. Kesalahan hanya terletak pada kode rekening dan itu segera akan diperbaiki," pungkas Sukarmis.***