BENGKALIS, GORIAU.COM - Melaksanakan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan hubungan spritual bathin antara hamba dengan sang Khaliq, tapi juga ibadah jasmani yang membutuhkan stamina dan fisik yang prima. Untuk itu, seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Bengkalis dituntut menjaga kesehatan selama di tanah suci.

''Informasi yang saya terima, saat musim haji nanti kondisi cuaca di tanah suci mencapai 45 darjat celcius, sebuah kondisi cuaca yang sangat panas bahkan ekstrim.  Untuk seluruh JCH asal Kabupaten Bengkalis saya berpesan agar tetap menjaga kondisi kesehatan, perbanyak minum air dan buah-buahan, sehingga terhindar dari dehidrasi,'' ujar Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh pada acara tepuk tepung tawar bagi JCH yang tergabung dalam rayon Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil dan Rupat di Gedung Cik Puasn, Rabu (11/9).

Kendati begitu kata Bupati, seluruh JCH diminta tetap menyerahkan segala sesuatu kepada Allah SWT, seraya terus berdoa agar ibadah haji yang dilaksanakan aman dan lancar dan memperoleh predikat haji mabrur.

''Saya tekankan kepada para petugas haji untuk benar-benar memperihatikan kondisi jamaah, terutama bagi jamaah yang sudah lanjut usia. Baik saat kebarangkatan dari Bengkalis menuju Batam, dari Batam ke Madinah maupun saat pulang nanti,'' pesan Bupati.

Bupati juga meminta seluruh jamaah tetap menjaga kekompakan, menjaga nama baik banga dan daerah, mentaati segala aturan dan ketentuan serta patuh terhadap petunjuk petugas haji. ''Taati peraturan dan ketentuan yang ada, baik itu peraturan pemerintah RI maupun Arab Saudi,'' pintanya.jfk