ROHIL - - Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Provinsi Riau, Rohman, menagih janji Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau untuk melakukan penertiban bubu tiang yang mengancam nyawa pada nelayan di Rohul.

Keberadaan tiang-tiang bubu dijalur pelayaran lokal perairan Rokan Hilir (Rohil), kata Rohman, sudah berulang kali memakan korban. Dikatakannya, dalam Minggu ini saja sudah dua kali terjadi insiden kapal nelayan karam akibat bubu tiang ini.

Terbaru, salah seorang nelayan, Evan mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah karena kapalnya tenggelam akibat menabrak tiang bubu di perairan sungai rokan.

Kronologis kejadian tersebut bermula saat Evan sedang melakukan aktivitas menjaring ikan. Belum sempat jaring digulung kapal nelayan tersebut sudah tersandar di bubu tiang dan karam.

Akibat kejadian ini Evan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kejadian ini sudah dilaporkannya ke Pol Air Polres Rohil.

"Kita meminta tanggung jawab dari pemilik bubu tiang jangan sampai para pemilik bubu tiang mendapat untung dan nelayan jadi korban. Sedangkan kita ketahui sebagian besar aktivitas bubu tiang diperairan Rohil tidak mengantongi izin," kata Evan.

Disampaikan Rohman, dirinya dan mahasiswa kelautan lainnya sebelumnya sudah melakukan audiensi dan bahkan turun ke lokasi bubu tiang diperairan Rohil. Tapi hingga saat ini dinas kelautan dan perikanan provinsi Riau belum ada tindak lanjut.

"Kita berharap Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau serius dalam permasalahan ini karena menyangkut nyawa para nelayan," ujarnya. ***