PEKANBARU - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Riau telah membekali dua tenaga IT pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Itu dilakukan untuk mendorong penyempurnaan e-Government atau pemerintahan berbasis elektronik dan teknologi.

"Pak Gubernur Riau kan mau ini cepat selesai (November). Jadi kita kejar juga prosesnya. Masing-masing SKPD sudah kami siapkan dua tenaga IT untuk bagian program dan jaringan ," ungkap Kadiskominfo Riau, Yogi Getri kepada GoRiau.com, Rabu (10/8/2016) di Pekanbaru.

Untuk memonitor pengintegrasian website ini, setiap tiga SKPD mendapatkan satu pendamping dari Diskominfo secara langsung. Kemudian, setiap minggunya dilakukan evaluasi bersama. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda pengintegrasian.

"Kalau koneksi putus atau ada masalah lain, tim IT akan saling berbagi solusi. Ini di RSJ Tampan tinggal pengintegrasian saja, masih diproses," tutupnya.

Seperti yang dikatakannya, e-Government yang dicanangkan Pemprov Riau belum sepenuhnya sempurna. Sebab, dari 52 SKPD yang ada, masih ada enam SKPD yang belum mengintegrasikan aplikasi websitenya dengan Riau.go.id yang digawangi oleh Dinas Komunikasi dan Teknologi (Diskominfo) Provinsi Riau.

Adapun enam SKPD yang belum terintegrasi dengan Riau.go.id, yakni Badan Penghubung, Biro Organisasi, Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat, Biro Adminitrasi Kemasyarakatan, Rumah Sakit Jiwa Tampan, dan Rumah Sakit Petala Bumi. ***