
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Meski sudah 10 tahun seluruh guru yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Indragiri Hilir (Inhil) rutin membayar iuran setiap bulannya, namun hingga kini berapa uang yang sudah terkumpul dan kemana penggunaan uang tersebut digunakan tidak diketahui.
Salah seorang guru yang tergabung dalam Korpri Inhil yang tidak ingin disebutkan namanya kepada GoRiau.com, Selasa (10/2/2015) mengatakan, jika dihitung secara rata, selama 10 tahun ini jumlah uang yang terkumpul lebih kurang sudah lebih dari 1 Milyar.
''Aneh, uang yang dikumpulkan itu tidak diketahui hingga kini,'' ujarnya.
Ia mengatakan, seharusnya uang tersebut digunakan untuk keperluan Korpri seperti jika ada anggota Korpri yang sakit atau meninggal seharusnya mendapat santunan, namun selama ini tidak ada guru yang mendapatkan bantuan dari Korpri jika tertimpa bencana.
''Kami berharap, pihak terkait seperti Dinas Pendidikan bisa menjelaskan hal ini. Karena mereka yang mengelola uang iuran kita ini,'' tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Inhil, Ahmad Ramani mengatakan bahwa hingga kini pihaknya juga tidak mengetahui pengelolaan dana Korpri yang lama, karena dikatakannya yang mengelola sudah tidak bertugas di Dinas Pendidikan lagi.
''Kita masih akan mengecek, karna saya juga baru 1 tahun di Disdik Inhil, jika uang iuran yang dikumpulkan selama saya di sini ada uangnya, tapi yang lama-lama itu kami tidak mengetahui,'' ujar Ahmad Ramani.(ayu)