
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Sejak dua pekan lalu, suara petasan di Pangkalan Kerinci semakin marak, kondisi ini membuat tidak nyaman bagi sebagian warga. Namun sayangnya, pihak keamanan belum juga melakukan penertiban terhadap permainan yang membahayakan tersebut.
Petasan yang dimainkan warga kota Pangkalan Kerinci bernilai mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah tersebut setiap malam dirasa sangat mengusik kenyamanan warga.
"Sudah berulang kali ditegur tapi tidak dihiraukan. Kebetulan ada anak bayi dirumah, selalu terkejut saat mendengar ledakan petasan,"ujar Zulfikri, salah seorang warga Pangkalan Kerinci yang mengeluhkan suara petasan dilingkungan rumahnya, Senin (14/7/2014).
Senada dengan Zulfikri, warga lainya, Gusman warga yang tinggal di tengah kota Pangkalan Kerinci ini nyaris berkelahi dengan sekelompok remaja, lantaran dirinya menegur sekelompok pemuda yang asik bermain petasan.
"Pas waktu orang beribadah, malahan main petasan. Waktu itu cuman saya ingatkan saja, tapi mereka menanggapinya lain,"tuturnya.
Terkait hal tersebut, Kapolres Pelalawan melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Arwin, mengakui jika razia terhadap para penjual dan pengguna petasan di kota Pangkalan Kerinci belum dilakukan.
"Saat ini, belum ada laporan dari masyarakat. Tapi sudah kita sudah pantau dilapangan,"katanya.
Kapolsek Arwin menjelaskan, yang beredar di pasaran tidak ada ditemukan pedagang yang menjual petasan, namun hanya sejenis kembang api.
"Kalo kembang api itu diperbolehkan pemerintah,"tandasnya.(rkn)