
BENGKALIS – Perum Bulog Sub Divre Bengkalis memastikan ketersediaan beras dan gula dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan. Dengan jumlah pasokan yang mencukupi, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan.
Saat ini, stok beras yang tersedia mencapai 250 ton dengan tambahan cadangan di beberapa gudang, yakni 240 ton di Gudang Damon dan 700 ton di Bunga Raya. Dengan jumlah ini, kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bengkalis dipastikan dapat terpenuhi.
Terkait dengan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog Bengkalis menghentikan sementara program tersebut sesuai instruksi pemerintah yang memprioritaskan penyerapan gabah petani di musim panen. Meskipun demikian, upaya stabilisasi harga tetap menjadi perhatian, terutama dengan adanya pembahasan pemerintah pusat mengenai operasi pasar menjelang Ramadan.
Di samping beras, stok gula juga dalam kondisi cukup. Saat ini tersedia 150 ton gula dengan harga jual Rp18.000 per kilogram. Lonjakan permintaan menjelang Ramadan diantisipasi dengan menjaga kestabilan pasokan dan harga.
Untuk memastikan stabilitas harga, Bulog Bengkalis merencanakan operasi pasar dan pasar murah dengan bekerja sama dengan kantor pos dan mitra Bulog lainnya. Penjualan komersial beras dan gula juga terus berjalan di beberapa desa meskipun peminatnya cenderung berkurang karena harga di pasar masih bersaing.
Sementara itu, upaya penyerapan gabah dari petani lokal juga terus dilakukan. Hingga saat ini, sebanyak 66 ton gabah telah dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram. Beberapa titik panen di Kecamatan Siak, termasuk Bunga Raya, Sungai Apit, dan Sabau, menjadi fokus penyerapan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Dengan kondisi stok yang mencukupi, Bulog Bengkalis optimistis dapat menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan. ***