PEKANBARU – Ketidakjelasan status Sekretaris DPRD Riau menimbulkan banyak persoalan di DPRD Riau, dimana banyak pembayaran-pembayaran yang tertunda, akibat terkendala administrasi pencairan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau, Zulkifli Indra, mengatakan, sampai sekarang 'tegak duduk' Plt Sekwan tak juga jelas. Dia berharap, gubernur tak lepas tangan dengan persoalan ini.

"Sampai tanggal 20 ini belum jelas lagi barang ni. Sebetulnya masalah antara Sekwan baru dengan sekwan lama itu kan harus ada komitmen bersama gubernur. Jadi dalam hal ini gubernur jangan lepas tangan. Harus dicari solusinya," kata Zulkifli, Senin (20/6/2022).

Jika ada permasalahan yang tak boleh diungkap ke publik, lanjut dia, Sekwan yang ditunjuk gubernur, yakni Joni Irwan, harus duduk dengan Sekwan lama, yakni Muflihun, yang kini menjabat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru.

"Ini harus duduk bersama, buat keputusan dengan gubernur, dan juga pimpinan DPRD Riau. Ini persoalannya tak bisa putus di dewan saja," tambahnya.

Dia bahkan sempat mendapat laporan dari tenaga honor tentang pembayaran yang belum selesai, apalagi mereka yang punya tanggungjawab terhadap anak istri.

"Kemarin banyak pegawai honor jumpa saya, semua menodong, pak tolong lah kata mereka. Uang bapak saja belum cair lagi saya jawab gitu. Mau keluar kota pun kami, SPJ yang lama belum clear. Apalagi saya ini anggota dewan yang baru dilantik. Kalau mau foto lah, Rp33 ribu gaji ni tinggal di rekening, " tambah dia. ***