BENGKALIS - Pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016, SMK Negeri 1 Bengkalis perdana menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada sebanyak 29 siswa dari sekolah tersebut yang ikut UN tahun ini.

Ruang ujian yang telah disediakan khusus oleh pihak sekolah, selain diawasi pengawas juga diawasi CCTV yang terpasang di ruangan tersebut.Menurut salah seorang siswi SMK 1 Bengkalis, Nova Novira, pelaksanaan UNBK sangat membantu dan praktis karena tidak perlu lagi melingkar kertas jawaban yang bisa menghabiskan waktu.

Dia juga menambahkan, siswa juga tidak bisa menyontek jawaban siswa yang lain karena dikejar waktu. Selain itu ujian sistem UNBK ini juga merupakan bentuk kemajuan teknologi.

''Meskipun demikian, ada hal yang kita takutkan saat pelaksanaan UNBK. Seperti terjadinya kerusakan server dan mati lampu," ungkap Nova usai mengikuti UN hari pertama, Senin (4/4/2016).

Karena jika mengalami ganguan, siswa akan mengulang kembali dari awal pengerjaan soal. Ini tentu membuang waktu siswa. Menyikapi kekhawatiran tersebut, Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis, Joko Sarwoto mengatakan, pihak sekolah sudah mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan tersebut. Diantaranya sudah menyurati PLN dan Telkom agar tetap stabil saat pelaksanaan UNBK.

''Selain itu, kita juga telah mempersiapkan mesin genset untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman karena adanya gangguan jaringan,'' ujarnya.(**/ail)