PEKANBARU - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dirgantara Riau mensosialisasikan program penelurusan minat dan bakat di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (30/1/2020). Sosialisasi ini dilakukan untuk melihat keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan dihasilkan dimasa depan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan M Zalal mengatakan, pihaknya juga berharap kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Pelalawan menjadi lebih cerdas. Dengan adanya kerjasama dengan SMK Dirgantara, Ia juga berharap anak-anak Pelalawan dapat menggapai cita-citanya.

"Ini sosialisasi pertama kalinya di Pelalawan, kita harap dapat mempererat silaturahmi yang baik untuk menuju Pelalawan yang cerdas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pena Intelektual Indonesia SMK Dirgantara Riau Amiruddin Tumanggor mengatakan, sekolah yang berada di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru ini sudah memiliki izin.

SMK ini mempunyai Jurusan Manajemen Logistik, jurusan yang kedua adalah Perbankan Syariah, dan jurusan ketiga yang akan menyusul adalah menyusun mesin dan rangka pesawat karena izinnya belum dilengkapi.

"Jurusan lain yang masih dalam pengurusan izin adalah usaha perjalanan wisata," jelas Amiruddin. 

Sekolah ini juga sudah punya mesin simulator pesawat untuk pelatihan pilot sejak tiga tahun lalu. Kata dia, SMK Dirgantara ini merupakan satu-satunya sekolah yang memiliki mesin simulator pesawat untuk pilot. Satu mesin sudah tiga tahun berada di lantai 9 Gedung Graha Pena. 

"Kami juga sudah membeli pesawat Boeing 737 punya Sriwijaya Air. Pesawat itu sudah sampai untuk proses perakitan," ujarnya.

Di samping itu, SMK Dirgantara juga membeli satu lagi simulator pesawat Sriwijaya tersebut. Jadi selain bisa merakit pesawat, peserta didik di SMK Dirgantara Riau juga dilatih mengendalikan pesawat melalui mesin simulator.

"Makanya, kami mensosialisasikan keunggulan SMK Dirgantara Riau ke jajaran Pemkab Pelalawan. Bupati, ketua DPRD, kepala Dinas Pendidikan, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) beserta seluruh kepala SMP se-Kabupaten Pelalawan," ungkap Amiruddin.***