PEKANBARU, GORIAU.COM - Harapan ski air untuk menyumbang medali bagi kontingen Riau akhirnya kandas. Dua nomor yang diharapkan bisa meraih medali emas, justru hanya mampu masuk delapan besar pada final yang berlangsung di Danau Khayangan Rumbai, Senin (17/9/2012).

Riau sebenarnya berpeluang untuk menyabet dua emas di nomor trick putri dan wakeboard putri. Tapi, Nadya Atalia Sinaga yang turun di dua nomor tersebut tidak bisa berbuat banyak. Jangankan menyumbang emas, untuk merebut perunggu saja ia tidak bisa.

Emas disabet Galuh Mutiara dari Jawa Timur dengan nilai 37.91, menyusul Mayang Shahira asal DKI Jakarta dengan nilai 34.35 dan perunggu diraih Dini Imaniar asal Jawa Barat dengan nilai 29.00.

Berdasarkan prediksi, Nadya sudah diperkirakan mampu merengkuh medali emas. Mengingat perjalanannya dari babak penyisihan hingga semi final berada di pemuncak klasemen. Namun harus terjatuh pada babak penentuan. Hal ini diperkirakan mengarah kepada mental tanding pada saat final, ditambah pengalaman yang belum matang.

Asisten Ketua Juri Cabang Ski Air, Prof Jummy Posangi, mengatakan, teknik dan materi yang diperagakan Nadya jauh dibanding lawan-lawannya. Namun menurutnya, faktor tanding di final dengan babak-babak sebelumnya sangatlah berbeda. ''Pengalaman tanding hingga di final inilah yang membuat mental Nadya jatuh,'' paparnya.

Jummy yang juga masuk dalam bidang juri ini sangat melihat perubahan mental tanding yang dialami Nadya. ''Nadya terlihat menyimpan beban mental yang seharusnya tidak diadopsinya. Ini yang mencapai dirinya tidak mampu mencapai permainan maksimum seperti babak sebelumnya,'' terangnya.(*/spc)