PEKANBARU – Kemacetan panjang mewarnai sejumlah ruas jalan utama di Kota Madani saat ribuan warga tumpah ruah merayakan pergantian tahun 2026. Meskipun guyuran hujan sempat membasahi aspal sejak malam hari, antusiasme masyarakat untuk berkumpul di pusat kota tidak terbendung, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kawasan Jalan Jenderal Sudirman menjadi titik konsentrasi massa paling padat. Ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tampak merayap di bawah pengawasan ketat aparat yang berjaga di sepanjang jalur protokol. Kondisi ini menuntut perhatian ekstra terkait manajemen lalu lintas dan potensi gangguan keamanan di ruang publik.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, SE MM, melakukan tinjauan lapangan bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, guna melihat langsung dinamika di titik-titik keramaian. Keduanya didampingi oleh unsur Forkopimda untuk memastikan stabilitas kota tetap terjaga di tengah euforia warga.

"Kami memantau langsung aktivitas masyarakat pada malam tahun baru ini," tutur Agung saat berada di sela-sela pemantauan arus massa.

Ia menegaskan bahwa kendati volume manusia di jalanan meningkat drastis, hingga saat ini belum ditemukan adanya gangguan keamanan yang bersifat anarkis. Pihaknya berupaya melakukan langkah preventif dengan menyisir area yang dianggap rawan gesekan antarkelompok remaja maupun titik kemacetan parah.

"Kota Pekanbaru kondusif, kita keliling untuk mengecek keamanan dan ketertiban malam tahun baru," sambungnya.

Selain memantau keamanan fisik di jalanan, jajaran pimpinan daerah juga memanfaatkan momen pergantian tahun ini untuk melakukan evaluasi kinerja. Bertempat di halaman MPP Pekanbaru, digelar rapat koordinasi bertajuk Sinergi Tanpa Batas. Agenda ini menjadi wadah refleksi terhadap berbagai problematika kota yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Fokus diskusi tidak hanya tertuju pada pengamanan malam tahun baru, tetapi juga menyentuh isu-isu pelayanan publik dan penyelesaian masalah infrastruktur yang masih menjadi keluhan masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan transisi tahun berjalan mulus tanpa meninggalkan residu masalah keamanan yang berarti bagi warga.

Kehadiran para pejabat di tengah kerumunan diharapkan mampu memberikan rasa aman, mengingat titik-titik kumpul seperti area MPP dan jalan protokol rentan terhadap praktik parkir liar dan gangguan ketertiban umum lainnya. Hingga berita ini diturunkan, situasi kota berangsur normal seiring dengan bubarnya massa menjelang subuh.***