
PEKANBARU - Pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat terus menjadi fokus utama di ibu kota Provinsi Riau. Guna mewujudkan hal tersebut, anggota legislatif mendorong penguatan sinergi bersama penyelenggara pemerintahan daerah agar usulan warga yang terserap selama dua tahun terakhir dapat segera terealisasi dengan baik di lapangan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi menuturkan, seluruh wakil rakyat secara berkala telah turun langsung menyerap berbagai kebutuhan dari akar rumput. Beragam usulan warga, terutama terkait perbaikan fasilitas umum dan infrastruktur lingkungan, kini telah masuk ke dalam tahapan krusial, yakni sinkronisasi perencanaan dan penganggaran.
Mengingat pentingnya eksekusi dari usulan tersebut, ia mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk bersama-sama mengawal dokumen perencanaan agar segera mewujud menjadi pembangunan fisik. Baginya, jajaran legislatif dan eksekutif merupakan satu kesatuan sistem yang sama-sama mengemban amanah untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
"Kami disumpah jabatan untuk mendengarkan, memperjuangkan, sekaligus merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat," tutur Zulkardi kepada awak media, Senin (7/9/2026).
Optimalisasi Anggaran untuk Kepentingan Publik
Sebagai langkah percepatan pembangunan, perwakilan rakyat ini turut menyoroti ketersediaan dana dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 yang diproyeksikan mencapai kisaran Rp250 miliar. Anggaran yang tersedia ini dinilai sebagai peluang berharga untuk memacu ragam program prioritas yang sangat dinantikan oleh publik.
"Harapannya ketersediaan dana ratusan miliar ini bisa dijalankan dan dikelola secara maksimal. Kita ingin usulan warga yang sudah tercatat melalui sistem tidak hanya sebatas menjadi dokumen, melainkan dieksekusi sesuai mekanisme yang ada karena anggarannya memang tersedia," jelasnya.
Sinergitas Antar Fraksi
Keinginan untuk melihat hasil nyata dari penyerapan aspirasi ini terus bergulir di gedung dewan. Dukungan untuk mempercepat pelaksanaan pokok-pokok pikiran (pokir) kini juga mulai disuarakan oleh para legislator dari berbagai fraksi lainnya.
Mereka menaruh harapan besar agar jalinan komunikasi dan tindak lanjut bersama Pemkot Pekanbaru ke depan dapat berjalan semakin harmonis. Dengan sistem penganggaran yang kolaboratif dan tepat sasaran, hasil jerih payah dalam menyerap aspirasi warga diyakini akan membawa dampak positif bagi pemerataan pembangunan kota. ***